Israel tuduh Iran dalang aksi bom di India
Selasa, 14 Februari 2012 - 17:17 WIB
Israel tuduh Iran dalang aksi bom di India
A
A
A
Sindonews.com - Isreal menuduh Iran sebagai eksportir bom dunia setelah dua buah bom meledak di India. Salah satu dari bom tersebut meledak dan melukai seorang istri atase pertahanan Israel di New Delhi, India.
Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu tidak ragu-ragu menuduh Iran sebagai dalang di balik meledaknya salah satu bom. Netanyahu mengatakan, Hizbullah dan kelompok militan yang memiliki hubungan dekat dengan Iran meningkatkan aksi teror terhadap warga Israel di dalam maupun di luar negeri.
Kedua bom ini ditujukan kepada pegawai departemen luar negeri India dan Georgia. Seorang yang berada di lokasi kejadian menyeret salah satu diplomat Israel dan seorang sopir berkembangsaan India dari dalam mobilnya yang terbakar.
Polisi setempat mengatakan bom tersebut diletakan saat mobil yang berwarna silver tersebut melambat di sebuah persimpangan. Istri diplomat Israel ini hendak menjemput anak-anaknya di sekolah, korban menderita luka bakar serius dan telah dilarikan ke rumah sakit ND Khurana.
"Saat Tal Yehoshua Koren korban luka parah dan masih dalam kedaaan kritis namun tetap stabil," ungkap pengawas medis seperti dikutip dalam khaleejtimes, Selasa (14/2/2012).
Sementara itu di wilayah Tblisi, seorang pekerja di Kedutaan Isreal menemukan sebuah bom tertanam di bawah mobilnya. Kontan dia menelepon petugas kepolisian setempat untuk menjinakan bom tersebut.
Menteri Luar Negeri SM Krishna memerintahkan pasukan keamanan untuk memperketat pengawasan para diplomat. Dia juga menyampaikan penyesalan mendalam.
"India mengutuk aksi kekerasan ini dan berjanji akan menyelidiki siapa dalang di balik semua ini dan akan mengadilinya secepat mungkin," Krishna.(azh)
Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu tidak ragu-ragu menuduh Iran sebagai dalang di balik meledaknya salah satu bom. Netanyahu mengatakan, Hizbullah dan kelompok militan yang memiliki hubungan dekat dengan Iran meningkatkan aksi teror terhadap warga Israel di dalam maupun di luar negeri.
Kedua bom ini ditujukan kepada pegawai departemen luar negeri India dan Georgia. Seorang yang berada di lokasi kejadian menyeret salah satu diplomat Israel dan seorang sopir berkembangsaan India dari dalam mobilnya yang terbakar.
Polisi setempat mengatakan bom tersebut diletakan saat mobil yang berwarna silver tersebut melambat di sebuah persimpangan. Istri diplomat Israel ini hendak menjemput anak-anaknya di sekolah, korban menderita luka bakar serius dan telah dilarikan ke rumah sakit ND Khurana.
"Saat Tal Yehoshua Koren korban luka parah dan masih dalam kedaaan kritis namun tetap stabil," ungkap pengawas medis seperti dikutip dalam khaleejtimes, Selasa (14/2/2012).
Sementara itu di wilayah Tblisi, seorang pekerja di Kedutaan Isreal menemukan sebuah bom tertanam di bawah mobilnya. Kontan dia menelepon petugas kepolisian setempat untuk menjinakan bom tersebut.
Menteri Luar Negeri SM Krishna memerintahkan pasukan keamanan untuk memperketat pengawasan para diplomat. Dia juga menyampaikan penyesalan mendalam.
"India mengutuk aksi kekerasan ini dan berjanji akan menyelidiki siapa dalang di balik semua ini dan akan mengadilinya secepat mungkin," Krishna.(azh)
()