Obama kucurkan USD800 juta untuk negara baru
Selasa, 14 Februari 2012 - 15:18 WIB
Obama kucurkan USD800 juta untuk negara baru
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Amerika Serikat Barack Obama merencanakan akan mengucurkan dana bantuan sebesar USD800 juta untuk mendukung perekonomian negara baru.
Dalam pidato angaran ekonomi tahunan yang digelar pada hari Senin kemarin. Obama mengatakan, sekitar USD770 juta akan digunakan untuk membiayai pembangunan negara baru di Timur Tengah dan Afrika Utara.
Obama mengatakan, bahwa dalam beberapa tahun mendatang AS akan memberikan bantuan militer sebanyak USD1.3 miliar. Rencana ini akan merupakan rancangan kebijakan ekonomi Obama untuk tahun 2013 yang akan dimulai pada 1 Oktober mendatang.
Rencananya, Obama ini perlu mendapatkan dukungan dari kongres, sementara itu beberapa anggota kongres hendak memotong pengeluaran di luar negeri untuk mengurangi defisit anggaran pemerintah.
Pejabat mengatakan bahwa, dana yang diusulkan oleh Obama Kepada Departemen Keuangan dan Bantuan Luar Negeri lebih besar 1,6 persen.
Jhon Norris, dari Center for American Progress mengatakan, Obama mengusulkan dana sebesar USD51.6 miliar kepada Departemen Keuangan dan bantuan luar negeri, di sisi lain termaksud biaya bantuan ke zona perang sebesar USD8.2 miliar. Intinya jumlah angaran yang di keuarkan oleh pemerintah obama lebih besar 1,6 persen.
"Seperti yang digambarkan, sangat sulit untuk dijelaskan apakah dana bantuan ke Arab Spring merupakan anggur baru di botol baru atau anggur lama di botol baru," ungkap Norris seperti dikutip dalam Al-jazeera Selasa (14/2/2012).(azh)
Dalam pidato angaran ekonomi tahunan yang digelar pada hari Senin kemarin. Obama mengatakan, sekitar USD770 juta akan digunakan untuk membiayai pembangunan negara baru di Timur Tengah dan Afrika Utara.
Obama mengatakan, bahwa dalam beberapa tahun mendatang AS akan memberikan bantuan militer sebanyak USD1.3 miliar. Rencana ini akan merupakan rancangan kebijakan ekonomi Obama untuk tahun 2013 yang akan dimulai pada 1 Oktober mendatang.
Rencananya, Obama ini perlu mendapatkan dukungan dari kongres, sementara itu beberapa anggota kongres hendak memotong pengeluaran di luar negeri untuk mengurangi defisit anggaran pemerintah.
Pejabat mengatakan bahwa, dana yang diusulkan oleh Obama Kepada Departemen Keuangan dan Bantuan Luar Negeri lebih besar 1,6 persen.
Jhon Norris, dari Center for American Progress mengatakan, Obama mengusulkan dana sebesar USD51.6 miliar kepada Departemen Keuangan dan bantuan luar negeri, di sisi lain termaksud biaya bantuan ke zona perang sebesar USD8.2 miliar. Intinya jumlah angaran yang di keuarkan oleh pemerintah obama lebih besar 1,6 persen.
"Seperti yang digambarkan, sangat sulit untuk dijelaskan apakah dana bantuan ke Arab Spring merupakan anggur baru di botol baru atau anggur lama di botol baru," ungkap Norris seperti dikutip dalam Al-jazeera Selasa (14/2/2012).(azh)
()