Iran luncurkan satelit observasi

Jum'at, 03 Februari 2012 - 15:51 WIB
Iran luncurkan satelit...
Iran luncurkan satelit observasi
A A A
Sindonews.com - Di bawah tekanan embargo minyak akibat dituduh mengembangkan senjata nuklir, Iran meluncurkan satelit untuk kepentingan observasi Iran.

Dalam siaran pers Televisi Iran, peluncuran satelit ini di bawah keputusan presiden Iran, Mahmud Ahmadinejad. Rencanaya akan digunakan untuk kepentingan observasi.

Satelit yang diberinama Navid (Herald) ini berbobot 50 kilogram. Satelit ini dirancang untuk mengambil gambar dari Bumi dari ketinggian terendah 250 sampai 370 kilometer.

"Ini merupakan satelit pertama yang dirancang oleh para ahli dari Iran" Seperti diungkap dalam Ria novosti Jumat (3/2/2012).

Kepala Universitas, Mohammadsaeid Jabalameli mengatakan bahwa satelit itu sepenuhnya dirancang dan dibangun oleh para ahli Iran di Universitas Sains dan Teknologi di Teheran.

Kepala Badan Antariksa Iran, Hamid Fazeli, sebelumnya mengumumkan rencana untuk mendirikan sebuah basis nasional peluncuran satelit di Iran.
Iran merupakan negara anggota PBB Komite Penggunaan Damai pesawat luar angkasa. Iran telah meluncurkan satelit pertamanya, Omid (Hope), pada tahun 2009.(azh)
()
Berita Terkini
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
1 jam yang lalu
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
1 jam yang lalu
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
2 jam yang lalu
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
3 jam yang lalu
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
4 jam yang lalu
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
5 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved