Korea Utara dilanda kelaparan

Selasa, 31 Januari 2012 - 13:17 WIB
Korea Utara dilanda...
Korea Utara dilanda kelaparan
A A A
Sindonews.com - Hari ini sebuah iring-iriangan truk pembawa beras memasuki Korea Utara (Korut). Iring-iringan truk pembawa beras ini didatangkan dari Beijing.
Seperti dikabarkan dalam harian Jepang Senin kemarin, 30 Januari 2012, para pemimpin China telah menyetujui untuk memberikan bantuan ini setelah mengelar pertemuan pada tanggal 20 Desember sehari setelah Korut mengumumkan kematian Kim Jong Il.

Pemerintah China menggelar sebuah pertemuan yang dihadiri para pemimpin senior China dan dipimpin oleh Presiden Hu Jintao. Pemberian bantuan ini sebagai sebuah pertanda bahwa China mendukung rezim baru Korut yang dipimpin Kim Jong Un.

Seorang aktivis hak asasi manusia untuk korban penculikan dan pengungsi Korut, Do Hee-Yoon mengatakan, sejak 9 Januari 2012, rakyat Korut tengah dilanda kelaparan.

"Truk-truk yang mengangkut karung beras melintasi perbatasan menuju utara menyebar ke beberapa tempat termasuk Tumen, Dandong, dan Jian," ungkap Do seperti dikutip AFP Selasa (31/1/2012)

Pengiriman bantuan kepada Korut terjadi setelah 10 hari perayaan tahun baru China berlangsung pada 23 Januari 2012. "Pengiriman bantuan beras ini akan selesai dalam jangka awaktu yang singkat," tegas Do.

Pada hari Senin kemarin, Kementerian Luar Negeri China mendesak masyarakat internasional untuk memberikan bantuan kemanusian kepada tetangganya yang miskin.

Pemerintah China sendiri telah memutuskan untuk memberikan bantuan sebanyak 500.000 ton makanan dan 250.000 ton minyak mentah.

Sebelumnya, pada tahun 1990-an Korut pernah mengalami bencanan kelaparan dimana ratusan ribu orang meninggal. PBB melaporkan tiga juta orang di Korut membutuhkan bantuan pangan dan banyak anak kecil yang menderita gigi buruk.

China bergerak dengan cepat untuk mengatasi kondisi kelaparan di Korut. Tindakan ini merupakan dukungan publik yang diberikan kepada pemimpin muda Korut yang baru.

Sementara itu, Pemerintah Korea Selatan (Korsel) berhenti memberikan bantuan makanan dan pupuk kepada Korut sejak 2008 setelah memburuknya hubungan antara Korut dan pemerintah konservatif di Korut.(azh)

()
Berita Terkini
Perang Iran Makin Sengit,...
Perang Iran Makin Sengit, AS Keluarkan Travel Warning Seluruh Dunia untuk Warganya
53 menit yang lalu
100 Jet Tempur dari...
100 Jet Tempur dari 20 Negara Bersiap Latihan Perang di Australia, Indonesia Kirim T-50I Golden Eagle
1 jam yang lalu
Wali Kota New York Ngotot...
Wali Kota New York Ngotot Ingin Tangkap PM Israel Netanyahu: 'Dia Penjahat Perang'
2 jam yang lalu
Perang Iran Makin Panas,...
Perang Iran Makin Panas, AS Kerahkan Banyak Jet Tempur Siluman F-35 ke Timur Tengah
3 jam yang lalu
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
4 jam yang lalu
2 Tentaranya Tewas,...
2 Tentaranya Tewas, AS Luncurkan Serangan Baru untuk Menghukum Iran dengan Cepat
5 jam yang lalu
Infografis
FBI Tuding Korea Utara...
FBI Tuding Korea Utara Retas Kripto Senilai Rp25 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved