Obama tolak pipa gas Canada

Kamis, 19 Januari 2012 - 13:55 WIB
Obama tolak pipa gas...
Obama tolak pipa gas Canada
A A A
Sindonews.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama menolak pembangunan pipa minyak dari Canada ke Negara Bagian Selatan Amerika, Texas. Penolakan itu dikarenakan, keberadaan pipa tersebut akan membahayakan kesehatan warga AS.

Saat berada di dalam gedung putih Obama mengatakan bahwa, keputusan ini diambil berdasarkan rekomendasi dari Departemen Luar Negeri AS, bahwa pembangunan saluran ini tidak terkait dengan kepentingan nasional AS.

Keputusan obama untuk menolak pembangunan proyek Keystone pembangunan pipa gas, menyulut perdebatan antara Obama dan Republik di Kongres.

Obama menilai bahwa proyek pembangunan Keystone diputuskan dengan sewenang-wenang oleh kongres.Secara adminstratif banyak halyang penting yang sangat mengganggu.

Dalampernyataan yang dibuat pemerintah bulan lalu, Partai Republik di kongres memutuskan proyek ini dengan terburu-buru dan batas waktu pembangunan proyek ini terlalu lama sampai 2013.

“Di samping itu juga tidak memperhatikan dampak kesehatan dan keselamatan rakyat AS,” kata Obama seperti dikutip dalam Chinadaily Kamis (19/1/2012)

Gedung Putih meragukan bahwa pembangunan jalur pipa ini akan berdampak pada pencemaran lingkungan seperti kemungkinan kebocoran pipa Keystone akan mencemari air di tanah AS.

Sementara itu, pemerintah Kanada yang sangat kecewa dengan keputusan Obama. Perdana Menteri Kanada, Stephen Harper secara langsung mengutarakan perasaanya lewat sambungan telepon kepada Obama .

“Ia menunjukan bahwa pembangunan pipa gas akan sangat memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi Kanada dan AS. Ia juga menegaskan bahwa Kanada akan terus bekerja untuk melakukan penguatan dalam ekspor energy,” ungkap Harper kepada Obama.

Obama mengatakan bahwa keputusannya untuk membatalkan protek Keystone tidak bersifat final. Pihak Kanada dapat mengajukan kembali proposal, dengan catatan tidak menatapkan batas waktu pembangunan yang sangat lama, dan tentunya dengan rute pipa yang yang tidak menimbulkan kekhawatiran akan menimbulkan kontaminasi terhadap air sehingga proyek ini menjadi sebuah proyek yang ramah lingkungan dan aman bagi keselamatan orang AS.(azh)

()
Berita Terkini
Wakil Menlu Arab Saudi...
Wakil Menlu Arab Saudi dan Keluarga Nasrallah Hadiri Pemakaman Khamenei
45 menit yang lalu
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
8 jam yang lalu
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
9 jam yang lalu
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
10 jam yang lalu
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
11 jam yang lalu
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
12 jam yang lalu
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Tolak Rencana Israel Menyerang Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved