Pemerintah Nigeria imbau buruh hentikan aksi

Rabu, 11 Januari 2012 - 14:41 WIB
Pemerintah Nigeria imbau...
Pemerintah Nigeria imbau buruh hentikan aksi
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Nigeria menyerukan agar para pekerja berhenti melakukan aksi protes dan kembali bekerja. Aksi protes ini dilakukan buruh sebagai penolakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
Pemerintah Nigeria Selasa malam juga memperingatkan para pemilik perusahaan untuk menindak tegas pekerjannya dengan peringatan bahwa tanpa kerja, tidak akan ada kebijakan untuk menggaji.

"Anggota masyarakat yang berada di bawah kewajiban kontrak sebagai karyawan di sektor publik dan swasta disarankan untuk menghormati ketentuan kontrak dan kembali menjalankan tugas mereka," kata Menteri Kehakiman Nigeria Muhammad Adoke, seperti dikutip dalam AFP, Rabu (11/1/2012).

Adoke menegaskan, jika para pegawai tidak menanggapi serius pengumuman ini maka pemerintah tidak akan ragu untuk menegakkan kebijakannya yakni tidak ada pekerjaan, tidak ada kebijakan membayar

Para analis mengatakan ketegangan yang terjadi di Nigeria telah mendorong peningkatan harga minyak mentah hingga mencapai 83 sen. Harga minyak dunia kini telah menembus harga USD113,28 per barel pada Selasa 10 Januari 2012.

Ribuan orang sejak hari Senin melakukan aksi mogok kerja menuntut pemerintah mengembalikan subsidi terhadap BBM. Di Kota Lagos, para anggota geng membakar ban di tegah jalan dan melempari mobil-mobil yang lewat dengan batu.

Tidak hanya itu, gangster tersebut juga memeras uang pengemudi. Kondisi ini membuat aktifitas perdagangan di Lagos lumpuh total.

Sementara itu, di kota lain di Kota Kaduna, pemerintah memberlakukan jam malam menyusul aksi protes yang semakin memburuk. Pengunjuk rasa mencoba membakar komplek pemukiman pemerintah.(azh)
()
Berita Terkini
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
28 menit yang lalu
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
2 jam yang lalu
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
2 jam yang lalu
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
3 jam yang lalu
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
3 jam yang lalu
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
4 jam yang lalu
Infografis
Akankah Pengakuan Negara...
Akankah Pengakuan Negara Palestina Hentikan Perang Gaza?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved