Mobarak dituntut atas tindakan korupsi dan tirani

Rabu, 04 Januari 2012 - 16:38 WIB
Mobarak dituntut atas...
Mobarak dituntut atas tindakan korupsi dan tirani
A A A
Sindonews.com – Mantan Presiden Mesir Housni Mobarak akhirnya menjalani persidangan. Mubarak dituntut atas tuduhan korupsi dan kejahatan tirani pada saat rezimnya berkuasa.

Kepala Jaksa Mustafa Sulaeman mengatakan, dalam pembacaan persidangan, jaksa membacakan tuntutan terberat untuk Mobarak. Mobarak didakwa atas banyak tuntutan. Saking banyaknya, jaksa membutuhkan waktu tiga hari untuk menyelesaikan pembacaan tuntutannya.

Sulaiman mengatakan puncak dari korupsi Mobarak terjadi pada November dan Desember 2010. Ketika itu, pejabat yang berwenang merekayasa pemilihan parlemen untuk memenangkan Mobarak.

“Mobarak dan dua orang anaknya Alaa dan Gamal serta delapan orang lain juga terlibat kasus korupsi,” ungkap Sulaeman, Rabu (4/1/2012).

Selain itu, sebagai mantan kepala keamanan dan tokoh kepolisian, Mubarak juga dituntut bertangung jawab atas kematian 800 orang pengunjuk rasa.

"Dia patut mendapatkan penghinaan di akhir masa jabatannya. Dari istana presiden menjadi terdakwa dan kemudian akan dihukum dengan berat," kata Suleiman seperti dikutip dalam Irish examine.

Sidang kasus Mobarak terkendala oleh berbagai hal seperti masalah prosedural yang rumit. Para saksi juga terlihat bingung. Selain itu, penundaan persidangan yang terjadi juga menjadi salah satu kendala.

“Melihat prosedur pengadilan yang begitu panjang dan rumit. Banyak warga Mesir merasa frustasi. Mereka berharap agar keadilan cepat ditegakan,” ujar Sulaeman.

Selain itu, warga juga khawatir dengan sikap para jenderal. Kedekatan para jenderal dengan Mobarak dikhawatirkan akan mempengaruhi hasil sidang. Mengingat, para jenderal saat ini memegang kekuasaan setelah Mobarak lengser.(azh)

()
Berita Terkini
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
28 menit yang lalu
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
1 jam yang lalu
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
2 jam yang lalu
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
2 jam yang lalu
Sultan Brunei Reshuffle...
Sultan Brunei Reshuffle Kabinet Besar-besaran, Pangeran 'Instagrammer' Jadi Menlu
3 jam yang lalu
Surat Netanyahu Ungkap...
Surat Netanyahu Ungkap Upaya Israel Ganti Bantuan AS dengan Integrasi Militer: Rencana Saya
3 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved