Saling Sikut di Tengah Pandemi Corona, AS 'Bajak' Masker untuk Jerman

Sabtu, 04 April 2020 - 00:40 WIB
Saling Sikut di Tengah...
Saling Sikut di Tengah Pandemi Corona, AS 'Bajak' Masker untuk Jerman
A A A
BERLIN - Kebutuhan akan alat pelindung di tengah pandemi virus Corona membuat sejumlah negara saling sikut untuk mendapatkannya. Terbaru, Amerika Serikat (AS) dilaporkan membajak masker pelindung yang dipesan Jerman dari China.

Media Jerman, Der Tagesspiegel melaporkan, muatan masker respirator yang dipesan oleh Berlin dari China telah "dicegat" oleh AS dan dialihakn untuk negara yang disebut terakhir. Laporan tersebut mengutip sumber yang berada lingkaran keamanan Jerman.

Menurut surat kabar itu, otoritas Berlin memesan masker pernapasan kelas FFP2 dan FFP3, yang melindungi layanan darurat dan staf perawat terhadap infeksi virus corona, dari perusahaan milik Amerika yang kapasitas pabrikannya berbasis di China.

"Barang-barang tersebut dikatakan telah dicegat oleh Amerika dalam perjalanan dari pabrik ke Jerman dan dibawa ke AS," klaim surat kabar itu yang dinukil Sputnik, Sabtu (4/4/2020).

Sementara itu, pihak berwenang Jerman tampaknya meminta bantuan perusahaan multinasional dan kontak mereka di luar negeri untuk membantu pengadaan peralatan pelindung.

"Kementerian kesehatan mengadakan pengadaan secara langsung, tetapi kami juga berhubungan dengan serangkaian perusahaan yang mungkin dapat membantu," kata juru bicara kementerian kesehatan negara itu.

Sebelumnya, situasi serupa juga terjadi dengan pengiriman topeng pelindung yang dipesan Prancis dari China. Belakangan pesanan itu disambar oleh AS tepat ketika kargo menunggu untuk dimuat ke pesawat.
(ian)
Berita Terkait
Jerman Ragukan Tuduhan...
Jerman Ragukan Tuduhan AS COVID-19 Berasal dari Lab China
Lakukan Kontak dengan...
Lakukan Kontak dengan Perempuan AS, Puluhan Pengunjung Bar Positif Corona
Lebih Menular, Strain...
Lebih Menular, Strain Baru Virus Corona Berevolusi di Amerika Serikat
Warga Jerman Lebih Takut...
Warga Jerman Lebih Takut Trump daripada Virus Corona
Hampir 5.500 Tentara...
Hampir 5.500 Tentara AS Terinfeksi Virus Covid-19
Ratusan Warga New York...
Ratusan Warga New York Sudah Miliki Antibodi Virus Corona
Berita Terkini
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
1 jam yang lalu
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
3 jam yang lalu
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
4 jam yang lalu
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
5 jam yang lalu
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
6 jam yang lalu
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
7 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved