Studi Ungkap Kematian Akibat Alkohol Meningkat Tajam di AS

Senin, 16 Maret 2020 - 04:00 WIB
Studi Ungkap Kematian...
Studi Ungkap Kematian Akibat Alkohol Meningkat Tajam di AS
A A A
WASHINGTON - Kematian terkait alkohol di Amerika Serikat (AS) meningkat tajam dari 2012 hingga 2016, dengan peningkatan terbesar di antara perempuan kulit putih dan Latin. Hal itu terungkap dalam sebuah studi baru yang dilakukan oleh para peneliti. Mereka menyebut tren itu sebagai krisis kesehatan masyarakat yang mendesak.

Temuan ini, yang diterbitkan dalam sebuah laporan di JAMA Open Network, didasarkan pada data sertifikat kematian yang berasal dari tahun 2000. Ini menunjukkan penurunan kematian terkait alkohol di antara beberapa kelompok selama bagian awal abad ini, tetapi tren yang menjanjikan itu berubah secara dramatis dalam beberapa tahun terakhir.

Sementara tingkat kematian terkait alkohol di antara pria menurun rata-rata 0,6 persen per tahun dari 2000 hingga 2005, tapi kembali meningkat 4,2 persen per tahun dari 2012 hingga 2016.

Di antara semua wanita, tingkat kematian melonjak 7,1 persen per tahun dari 2013 hingga 2016, sedangkan untuk wanita kulit putih kenaikan tahunan adalah 7,8 persen. Di antara wanita Latin itu naik 5,6 persen per tahun mulai tahun 2012.

"Peningkatan paling tajam dalam tingkat kematian akibat alkohol di antara orang kulit putih dalam populasi penelitian kami terjadi di antara orang dewasa yang lebih muda, terutama wanita. Sepertinya tren terus berlanjut dalam data 2017," ucap Neal Freedman dari Divisi Epidemiologi dan Genetika Kanker di National Cancer Institute, salah seorang penulis dalam laporan.

"Alasan di balik tren adalah pertanyaan yang benar-benar perlu kita jawab. Situasi krisis kesehatan masyarakat yang mendesak," sambungnya, seperti dilansir Japan Today.

Sementara persentase kenaikan paling tajam di antara wanita, jumlah mereka masih jauh dibandingkan dengan pria dalam hal jumlah aktual. Untuk setiap 10 wanita yang meninggal karena penyebab terkait alkohol pada tahun 2016, 27 pria meninggal. Penyebabnya termasuk overdosis, kerusakan organ, atau masalah mental yang berhubungan dengan minuman keras.

Kematian di mana alkohol bukan merupakan penyebab langsung, seperti kanker terkait alkohol atau kecelakaan lalu lintas terkait alkohol tidak dimasukkan dalam data. Penyakit hati alkoholik menyumbang 63 persen dari kematian pada tahun 2016.

Pria kulit putih menunjukkan peningkatan persentase yang lebih kecil daripada wanita kulit putih dalam beberapa tahun terakhir sebesar 4,4 persen setiap tahun. Kematian akibat alkohol di antara pria berkulit hitam dan Latin telah menurun hingga sekitar tahun 2012 dan 2013.

Peningkatan tahunan setelah itu adalah 4,1 persen di antara pria Latin dan 2,7 persen di antara pria kulit hitam. Perempuan kulit hitam mengalami peningkatan 3,1 persen per tahun dari 2007 hingga 2016.

Tingkat kematian terkait alkohol juga terus meningkat selama periode 17 tahun di antara penduduk asli Amerika dan penduduk asli Alaska. Untuk pria itu naik 3,3 persen per tahun dan untuk wanita 4,2 persen.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Khawatir Asia Timur...
Khawatir Asia Timur Jadi Medan Perang, Menhan Jepang: Senjata Nuklir Tak Bisa Dihindari
44 menit yang lalu
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
1 jam yang lalu
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
2 jam yang lalu
Mengapa Yordania Jadi...
Mengapa Yordania Jadi Bulan-bulanan Serangan Iran, Termasuk Tewaskan 2 Tentara AS?
3 jam yang lalu
Perang Iran Makin Sengit,...
Perang Iran Makin Sengit, AS Keluarkan Travel Warning Seluruh Dunia untuk Warganya
3 jam yang lalu
100 Jet Tempur dari...
100 Jet Tempur dari 20 Negara Bersiap Latihan Perang di Australia, Indonesia Kirim T-50I Golden Eagle
4 jam yang lalu
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved