John Perkins: Arab Saudi dan Pasar Minyak saat Guncangan Coronavirus

Senin, 16 Maret 2020 - 00:15 WIB
John Perkins: Arab Saudi...
John Perkins: Arab Saudi dan Pasar Minyak saat Guncangan Coronavirus
A A A
Arab Saudi dan Pasar Minyak Dunia. Penulis buku An Economic Hitman John Perkins kembali menerawang gonjang-ganjing krisis ekonomi dunia terkait perang harga minyak dunia di tengah guncangan wabah Coronavirus.

Penerawangan John Perkins diunggah dalam video pendek di Instagramnya. Perkins mengatakan, ''Aku ingin mengajak Anda berdiskusi mengenai pasar minyak yang saat ini mengalami guncangan dahsyat dalam krisis ekonomi dunia karena pandemi Coronavirus.''Kita tahu, harga minyak dunia saat ini anjlok karena krisis ekonomi. Aku ingin mengingatkan kembali mengenai hal penting dalam buku saya, An Ecnomic Hitman. Mengingatkan kembali pada musim dingin 1973-1974. Arab Saudi dilanda kekecewaan besar mengenai harga minyak dunia yang terguncang hingga 7 kali.

Pemerintah Arab Saudi mendapat hukuman dari Amerika Serikat karena dianggap menjadi pemicu krisis. Saat ini, Negeri Paman Sam dilanda kepanikan hebat karena Coronavirus. Pemerintah AS pun mendatangi saya untuk meminta masukan, tentu dalam kapasitas saya sebagai Economic Hitman.

Aku kemudian mempelajari banyak hal mengenai Arab Saudi untuk memastikan apa yang sedang terjadi. Poin utamanya adalah kesepakatan antara Pemerintah Arab Saudi terkait harga pasar minyak dunia yang tidak lagi bergantung kepada perjanjian dengan Amerika Serikat dan perusahaan minyak dunia lainnya.

Kebijakan Pemerintah Arab Saudi berubah tidak seperti ketika terjadi Perang Teluk pertama pada 1991 di bawah komando Presiden George Bush. Aku penasaran, apa yang terjadi dengan Arab Saudi sehingga berani melanggar kesepakatan? Apa yang terjadi? Realitasnya, Arab Saudi berani melakukannya.

Arab Saudi adalah Negara eksportir minyak terbesar di dunia. Negara yang sangat, sangat kaya. Negara eksportir minyak terbesar kedua adalah Rusia! Jadi, kita akan lihat AS melawan Arab Saudi atau Arab Saudi akan menjadi partner AS melawan Rusia.

Dalam akhir videonya, John Perkins mengingatkan semua orang saling mendukung melawan Coronavirus. Dia berpesan agar semua tetap sehat dan saling mendukung satu sama lain.
(aww)
Berita Terkait
Dubes China: Kami Korban,...
Dubes China: Kami Korban, Bukan Penyebab Virus Corona
Virus Corona di Italia...
Virus Corona di Italia Terus Menyebar
Misteri Virus Corona,...
Misteri Virus Corona, Diriset China Didanai AS
Intelijen AS: Virus...
Intelijen AS: Virus COVID-19 Bukan Buatan Manusia
Laboratorium Virus Wuhan...
Laboratorium Virus Wuhan Punya 3 Jenis Virus Corona
Sebelum di Wuhan, Virus...
Sebelum di Wuhan, Virus Corona Ditemukan di Barcelona Maret 2019
Berita Terkini
Deretan Delegasi Asing...
Deretan Delegasi Asing yang Hadiri Pemakaman Khamenei, Salah Satunya Musuh Bebuyutan Iran
1 jam yang lalu
Jenderal Paling Ditakuti...
Jenderal Paling Ditakuti Israel dan AS Ini Muncul dari Persembunyian saat Pemakaman Khamenei
5 jam yang lalu
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
6 jam yang lalu
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
7 jam yang lalu
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
8 jam yang lalu
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
9 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved