Cegah Penyebaran Corona, Duterte Umumkan Lockdown Manila

Jum'at, 13 Maret 2020 - 08:33 WIB
Cegah Penyebaran Corona,...
Cegah Penyebaran Corona, Duterte Umumkan Lockdown Manila
A A A
MANILA - Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengumumkan penghentian perjalanan darat, laut, dan udara domestik ke dan dari Manila. Ia juga memerintahkan tindakan karantina masyarakat, dalam apa yang disebutnya "penguncian" ibukota Manila. Langkah ini diambil untuk menahan laju penyebaran virus Corona jenis baru, Covid-19.

Seperti dilaporkan Reuters, Kamis (13/3), Duterte menyetujui resolusi untuk memungkinkan pengambilan langkah-langkah penahanan, termasuk larangan pertemuan massal, satu bulan penutupan sekolah dan karantina di masyarakat di mana kasus terdeteksi, serta menghentikan perjalanan domestik masuk dan keluar dari Manila.

Langkah ini diambil setelah adanya konfirmasi tentang penularan virus domestik pertama di Filipina, yang telah menewaskan dua orang dan menginfeksi 53 lainnya.

“Kami tidak ingin menggunakan itu (istilah). Tetapi, itu adalah kuncian,” kata Duterte dalam pengumuman yang disiarkan televis nasional Filipina. “Tidak ada perebutan kekuasaan di sini. Ini masalah mempertahankan dan melindungi Anda dari COVID-19," lanjutnya.

Pembatasan perjalanan dan ruang lingkup untuk karantina massal yang diterapkan di Manila menjadi salah satu pembatasan penyebaran virus Corona secara domestik yang paling ketat di luar China dan Italia.

Duterte mengatakan, langkah-langkah itu mungkin dapat menciptakan “gangguan atau kekacauan publik". Tetapi, ia berharap orang-orang akan melihatnya dengan sudut pandang positif.

“Ini benar-benar serius. Jangan bunuh diri Anda dengan rasa khawatir, karena pemerintah melakukan segala kemungkinan untuk mengatasinya, setidaknya dapat dikendalikan," lanjut Duterte.

Pekan lalu, Duterte menghadiri acara yang sama dengan seorang pejabat yang kemudian dinyatakan positif terkena virus Corona. Sementara 6 menteri kabinet, 16 anggota parlemen, 6 walikota di Manila dan Gubernur Bank Sentral menjalani karantina sendiri sebagai tindakan pencegahan.
(esn)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Filipina Sebut Pelaku...
Filipina Sebut Pelaku Pemboman di Jolo 2 Wanita, Salah Satunya WNI
Berita Terkini
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
56 menit yang lalu
8 Fakta Menarik tentang...
8 Fakta Menarik tentang Norwegia, Negara Paling Bahagia dan Matahari Tak Terbenam di Musim Panas
2 jam yang lalu
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
6 jam yang lalu
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
7 jam yang lalu
Pecahkan Rekor! 10 Juta...
Pecahkan Rekor! 10 Juta Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei
7 jam yang lalu
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
9 jam yang lalu
Infografis
Cegah Gencatan Senjata,...
Cegah Gencatan Senjata, Israel Palsukan Penemuan Terowongan Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved