Latihan Militer AS-Eropa Dibatalkan Akibat Wabah Corona

Kamis, 12 Maret 2020 - 09:20 WIB
Latihan Militer AS-Eropa...
Latihan Militer AS-Eropa Dibatalkan Akibat Wabah Corona
A A A
STUTTGART - Latihan militer utama antara Amerika Serikat (AS) dan beberapa negara Eropa akan dibatalkan sebagai tidakan pencegahan di tengah penyebaran wabah virus Corona. Demikian pengumuman yang dikeluarkan oleh Komando Eropa AS.

Menurut Komando Eropa AS hanya latihan militer utama terbaru yang harus dihentikan, dikurangi atau ditunda karekan kekhawatiran yang berkembang tentang pandemi virus Corona.

Selain membatalkan latihan militer, pergerakan personil militer AS di Eropa, Asia dan Timur Tengah juga ditempatkan di bawah beberapa pembatasan yang ditingkatkan guna membantu mencegah penyebaran virus dan diharapkan akan lebih banyak pembatasan.

"Keputusan itu merupakan tindakan pencegahan dalam menanggapi wabah COVID-19 yang sedang berlangsung dan untuk melindungi kesehatan dan keselamatan semua peserta dan penduduk setempat. Kesehatan pasukan kami terus menjadi prioritas utama dan kami berkomitmen untuk menjaga kesiapan misi," Komando Eropa AS mengatakan dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari CNN, Kamis (12/3/2020).

Keputusan untuk membatalkan sisa latihn "Exercise Cold Response 20" juga dibuat oleh kepala Markas Bersama Norwegia bekerja sama dengan pimpinan Angkatan Bersenjata Norwegia.

"Dengan mengakhiri latihan sekarang, kita juga akan menghindari beban yang tidak perlu pada sistem perawatan kesehatan sipil, misalnya dengan penyakit di antara tentara, kecelakaan atau pengujian korona di antara personel," kata kepala Markas Bersama Norwegia, Letjen. Rune Jakobsen.

Lebih dari 15.000 anggota militer dijadwalkan untuk berpartisipasi dalam latihan itu, yang utamanya terjadi di atas lingkaran Arktik yang mencakup militer dari Belgia, Norwegia, Denmark, Finlandia, Prancis, Jerman, Belanda, Swedia, Inggris, dan AS.

Finlandia telah mengumumkan bahwa mereka akan berhenti berpartisipasi dalam latihan militer karena masalah virus Corona.

Pekan lalu, militer AS mengumumkan bahwa 23 prajurit Angkatan Darat AS yang ikut serta dalam latihan di Norwegia ditempatkan dalam isolasi sebagai tindakan pencegahan setelah satu tentara Norwegia dinyatakan positif terkena virus Corona, menurut sebuah pernyataan dari Angkatan Laut Eropa.

Pada hari Selasa, para pemimpin militer AS mengumumkan bahwa mereka akan mengurangi ukuran dan ruang lingkup latihan militer 'Singa Afrika' dengan Maroko, Tunisia dan Senegal untuk meminimalkan terpaparnya tentara AS dan negara sahabat dari virus Corona baru yang diberinama COVID-19.
(ian)
Berita Terkait
Lebih Menular, Strain...
Lebih Menular, Strain Baru Virus Corona Berevolusi di Amerika Serikat
Hampir 5.500 Tentara...
Hampir 5.500 Tentara AS Terinfeksi Virus Covid-19
Ratusan Warga New York...
Ratusan Warga New York Sudah Miliki Antibodi Virus Corona
Intelijen AS: Virus...
Intelijen AS: Virus COVID-19 Bukan Buatan Manusia
Kasus Virus Corona AS...
Kasus Virus Corona AS Naik 47.000, Lonjakan Terbesar dalam Sehari
AS Rilis Bukti Virus...
AS Rilis Bukti Virus Corona Buatan Laboratorium China
Berita Terkini
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
22 menit yang lalu
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
3 jam yang lalu
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
3 jam yang lalu
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
4 jam yang lalu
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
4 jam yang lalu
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
5 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved