Erdogan Ancam Aksi Sepihak di Idlib jika Gencatan Senjata Dilanggar

Senin, 09 Maret 2020 - 09:24 WIB
Erdogan Ancam Aksi Sepihak...
Erdogan Ancam Aksi Sepihak di Idlib jika Gencatan Senjata Dilanggar
A A A
ANKARA - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengancam akan mengambil tindakan sepihak dI Idlib, Suriah, jika kesepakatan gencatan senjata yang ditengahi Rusia dilanggar.

"Jika janji-janji yang dibuat mengenai Opertion Spring Shield tidak ditepati, kami berhak untuk membersihkan (area Idlib) menggunakan metode kami sendiri," kata Erdogan dalam sebuah pidato di Istanbul pada hari Minggu.

“Jika perjanjian dilanggar, kami akan mengejar (mereka yang melanggarnya). Kami menandatangani perjanjian ini (dengan Rusia) untuk memberikan solusi terhadap krisis di Idlib tanpa pertumpahan darah lebih lanjut. Kalau tidak, kami akan terus berjalan di jalan kami sendiri," lanjut dia, seperti dikutip Sputniknews, Senin (9/3/2020).

Rusia dan Turki telah mengumumkan perjanjian awal tentang gencatan senjata di Idlib pada hari Kamis lalu setelah pertemuan Erdogan dan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow selama enam jam. (Baca: Konflik Kian Panas, Turki Tembak Jatuh 2 Jet Tempur Suriah )

Gencatan senjata mulai berlaku di provinsi Idlib pada 6 Maret, di mana Rusia dan Turki sepakat untuk bersama-sama berpatroli di jalan raya M4 di selatan Idlib mulai 15 Maret dan membangun koridor keamanan seluas 12 kilometer di sepanjang jalan raya itu.

Idlib, yang berlokasi di Suriah barat laut, adalah wilayah terakhir yang dikontrol oleh pasukan oposisi anti-rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad. Namun, beberapa wilaya itu juga jadi basis kelompok militan Hayat Tahrir al-Sham (HTS) yang dulunya berafiliasi degan al-Qaeda dan beberapa kelompok militan lain pro-Turki.

Tentara Suriah telah melakukan serangan terhadap kelompok pemberontak dan militan di Idlib sejak awal Desember 2019. Sedangkan Turki mengerahkan ribuan pasukan ke daerah itu pada Februari untuk menghentikan gerak maju pasukan rezim Suriah dan mendorong mereka kembali ke garis pra-ofensif. Pertikaian yang mengarah pada pertempuran sempat pecah antara tentara Suriah dan Turki beberapa waktu lalu.

Serangan udara tentara Suriah terhadap konvoi militan pada 27 Februari menewaskan 33 pasukan Turki. Militer Rusia yang merupakan sekutu utama rezim Suriah, pada saat itu mengatakan bahwa pasukan Turki tidak seharusnya ada di sana dan tidak ada seorang pun, termasuk komando Suriah, yang tahu tentang keberadaan pasukan Ankara.

Menanggapi serangan itu, Turki meluncurkan Operation Spring Shield (Operasi Perisai Musim Semi) keempatnya di negara yang dilanda perang sejak 2016 tersebut. Sebagai bagian dari operasi itu, pasukan Turki meluncurkan serangan drone dan menyerang tentara Suriah, peralatan dan depot amunisi.

Menurut Erdogan, setidaknya 59 tentara Turki tewas di Idlib bulan lalu, dengan lebih dari 100 tentara Suriah dilaporkan tewas.
(mas)
Berita Terkait
Utusan Presiden Rusia...
Utusan Presiden Rusia untuk Suriah: Erdogan dan Assad Segera Bertemu
Erdogan Siap Bertemu...
Erdogan Siap Bertemu dengan Presiden Suriah Bashar al-Assad
3 Alasan Rusia Setia...
3 Alasan Rusia Setia Dukung Bashar al-Assad di Suriah
Putin Dilaporkan Mulai...
Putin Dilaporkan Mulai Jengkel dengan Assad yang Keras Kepala
Turki Gunakan Diplomasi...
Turki Gunakan Diplomasi Pintu Belakang untuk Pertemukan Erdogan dan Assad
3 Alasan Rusia Mau Tampung...
3 Alasan Rusia Mau Tampung Bashar Al Assad
Berita Terkini
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
1 jam yang lalu
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
2 jam yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
2 jam yang lalu
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
2 jam yang lalu
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
3 jam yang lalu
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
5 jam yang lalu
Infografis
Ancam Hancurkan Separuh...
Ancam Hancurkan Separuh Dunia, Ini Kekuatan Sebenarnya Senjata Nuklir Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved