Presiden Assad: Saudara, Permusuhan Suriah dan Turki Tak Logis

Kamis, 05 Maret 2020 - 03:05 WIB
Presiden Assad: Saudara,...
Presiden Assad: Saudara, Permusuhan Suriah dan Turki Tak Logis
A A A
DAMASKUS - Presiden Republik Arab Suriah Bashar al-Assad menyatakan permusuhan antara Turki dan Turki tidak logis. Dia menekankan bahwa Damaskus tidak menyerang Ankara dan kedua negara memiliki kepentingan bersama.

"Tindakan bermusuhan apa—besar atau kecil—yang dilakukan rakyat Suriah terhadap rakyat Turki? Tidak ada yang seperti itu," katanya dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi Russia-24, yang dilansir Kamis (5/3/2020).

"Ada ikatan Suriah-Turki, ada keluarga, ada kepentingan bersama yang vital. Interaksi budaya bersama ini ditentukan secara historis, tidak logis bahwa kita memiliki beberapa pertikaian serius antara negara kita," paparnya.

Presiden Suriah itu menganggap orang-orang Turki sebagai saudara bagi rakyat Suriah. "Tentu saja, kita berbicara tentang orang-orang Turki sebagai negara persaudaraan. Saya bertanya kepada orang-orang Turki, apa masalah Anda dengan Suriah? Apa masalah yang harus dihadapi warga Turki?," tanya Assad.

Wawancara itu disiarkan sehari sebelum pertemuan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan mitranya dari Turki Recep Tayyip Erdogan, yang diperkirakan akan berlangsung di Moskow.

Turki meluncurkan operasi militer bernama "Operation Spring Shield" pekan lalu di Suriah. Operasi diluncurkan setelah serangan tentara Suriah terhadap posisi kelompok militan di Idlib menewaskan puluhan tentara Turki.

Menurut militer Rusia, para tentara Turki beroperasi di antara kelompok militan al-Nusra di wilayah tersebut.

Ankara mengklaim telah "menetralisir" hingga 300 tentara Suriah dan sejumlah kendaraan militer sebagai pembalasan atas puluhan tentara Turki yang terbunuh.

Militer Turki diberi izin untuk mendirikan selusin pos pemantauan di wilayah Idlib yang dikuasai kelompok militan di bawah perjanjian Sochi 2018. Ankara diwajibkan untuk mengamankan perbatasan dan memisahkan para militan dari kelompok oposisi Suriah yang bersedia terlibat dalam negosiasi damai dengan rezim Damaskus. Namun, Moskow menganggap Turki telah gagal memenuhi komitmen itu.
(mas)
Berita Terkait
Utusan Presiden Rusia...
Utusan Presiden Rusia untuk Suriah: Erdogan dan Assad Segera Bertemu
Erdogan Siap Bertemu...
Erdogan Siap Bertemu dengan Presiden Suriah Bashar al-Assad
Turki Gunakan Diplomasi...
Turki Gunakan Diplomasi Pintu Belakang untuk Pertemukan Erdogan dan Assad
Erdogan akan Kunjungi...
Erdogan akan Kunjungi Suriah Bersama Delegasi Besar
Erdogan: Turki Akan...
Erdogan: Turki Akan Ikut Campur Tanpa Kompromi di Suriah
Erdogan Sebut Suriah...
Erdogan Sebut Suriah Akan Memiliki Realita Baru
Berita Terkini
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
4 jam yang lalu
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
6 jam yang lalu
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
7 jam yang lalu
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
8 jam yang lalu
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
9 jam yang lalu
Hamas Peringatkan Upaya...
Hamas Peringatkan Upaya Israel Ciptakan Kekosongan Pemerintahan di Gaza
10 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved