Ghani Diumumkan sebagai Pemenang Pemilu Presiden Afghanistan

Rabu, 19 Februari 2020 - 02:02 WIB
Ghani Diumumkan sebagai...
Ghani Diumumkan sebagai Pemenang Pemilu Presiden Afghanistan
A A A
KABUL - Komisi Pemilu Afghanistan mendeklarasikan petahana Ashraf Ghani sebagai pemenang pemilu presiden yang digelar hampir lima bulan silam. Hasil pemilu itu dapat memicu krisis baru di tengah berbagai tuduhan terjadi kecurangan dan kemungkinan kesepakatan damai dengan militan Taliban.

Pemilu yang digelar pada 28 September lalu itu memilih presiden untuk keempat kali sejak pasukan pimpinan Amerika Serikat (AS) menggulingkan pemerintahan Taliban pada 2001. Namun proses pemilu diwarnai berbagai tuduhan kecurangan, masalah teknis dengan alat biometrik yang digunakan untuk pemungutan suara, berbagai serangan dan pelanggaran lainnya.

"Ghani menang 50,64% suara," ungkap Komisi Pemilu Independen (IEC). Abdullah Abdullah, mantan deputi Ghani dan lawan utamanya, mendapatkan 39,52% suara.

IEC telah mengumumkan hasil awal pada Desember di mana Ghani menang kembali dengan selisih tipis tapi Abdullan menolak hasil sementara itu sebagai kecurangan dan menyerukan review penuh. Ghani menolak tuduhan itu.

"Kami keluar dari proses pemilu. Institusi yang disebut IEC tak memiliki legitimasi di mata kami, atau pun hasil yang mereka umumkan," ujar kepala tim kampanye Abdullah, Fazal Ahmad Manawi di akun Twitter.

"Alasan untuk kurangnya legitimasi itu jelas pada semua sejelas matahari. Waktu akan menunjukkan keadilan pada semua ketidakadilan yang telah terjadi," papar Fazal.

Hasil itu sama seperti 2014 saat Ghani dan Abdullah saling menuduh pihak lain melakukan kecurangan sehingga AS memediasi kesepakatan pembagian kekuasaan yang menempatkan Ghani sebagai presiden dan Abdullah sebagai kepala eksekutifnya.

Hubungan keduanya diwarnai ketidakpercayaan dan perebutan kekuasaan di Kabul.
(sfn)
Berita Terkait
Unjuk Rasa Pengungsi...
Unjuk Rasa Pengungsi Imigran Afghanistan di Batam
Pengungsi Afghanistan...
Pengungsi Afghanistan Demo ke Gedung DPR RI Tuntut Dipindah ke Negara Tujuan
Detik-Detik Pengungsi...
Detik-Detik Pengungsi Afghanistan Bakar Diri Terekam Video Amatir
Pencari Suaka Asal Afghanistan...
Pencari Suaka Asal Afghanistan Dirikan Tenda di Trotoar Kebon Sirih
Pengungsi Afghanistan...
Pengungsi Afghanistan Tiba di Bandara Dulles Virginia
Ratusan Imigran Afghanistan...
Ratusan Imigran Afghanistan Unjuk Rasa di Medan
Berita Terkini
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
2 jam yang lalu
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
3 jam yang lalu
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
4 jam yang lalu
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
7 jam yang lalu
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
8 jam yang lalu
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
9 jam yang lalu
Infografis
8 Agenda Prioritas Presiden...
8 Agenda Prioritas Presiden Prabowo Subianto di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved