Lavrov Sebut Pendekatan AS Tak Bantu Konflik Israel-Palestina

Senin, 17 Februari 2020 - 17:23 WIB
Lavrov Sebut Pendekatan...
Lavrov Sebut Pendekatan AS Tak Bantu Konflik Israel-Palestina
A A A
MOSKOW - Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov mengatakan, Amerika Serikat (AS) mengabaikan pendekatan yang diterima secara internasional untuk penyelesaian Timur Tengah. Hal ini, papar Lavrov, tidak membantu menyelesaikan konflik Israel-Palestina.

"AS, dengan cara yang biasa, telah menawarkan untuk menyelesaikan salah satu konflik paling lama dari waktu kita dalam sekali jalan," kata Lavrov saat melakukan wawancara dengan harian Italia, La Stampa.

"Pada saat yang sama, Washington pada dasarnya mengabaikan dasar hukum internasional yang diakui secara universal untuk penyelesaian Timur Tengah , yang mencakup resolusi Dewan Keamanan dan Majelis Umum PBB; dan Prakarsa Perdamaian Arab," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Senin (17/2/2020).

Menurut Lavrov, rencana perdamaian AS yang baru menetapkan resolusi semua masalah utama yang berkaitan dengan status wilayah Palestina melalui konsesi sepihak yang menguntungkan Israel.

"Pendekatan semacam itu tidak mungkin membantu memperbaiki situasi. Ini juga ditunjukkan oleh fakta bahwa apa yang disebut kesepakatan abad ini sepenuhnya ditolak oleh Palestina," ungkapnya.

Dia lalu mencatat bahwa perlu mengadakan pembicaraan multilateral untuk menyelesaikan konflik Israel-Palestina dan bahwa Kuartet mediator internasional yang terdiri dari Rusia, PBB, AS, dan Uni Eropa dapat mengambil tanggung jawab itu.

"Kami yakin bahwa untuk kemajuan nyata menuju solusi dua negara untuk masalah Palestina. pertama-tama, upaya tulus oleh Palestina dan Israel sendiri diperlukan, dan kedua, dukungan internasional yang paling seimbang dan tidak bias dari proses tersebut adalah dalam konteks ini," ujarnya.

"Kami mendukung posisi yang tercermin dalam pernyataan terakhir dari pertemuan terakhir para Menteri Luar Negeri negara-negara anggota Liga Arab tentang perlunya negosiasi multilateral mengenai penyelesaian Timur Tengah di bawah pengawasan internasional. Kami percaya bahwa kuartet mediator internasional, yang merupakan satu-satunya mekanisme yang diakui oleh DK PBB untuk menemani proses Timur Tengah, dapat mengambil peran ini," tukasnya.
(esn)
Berita Terkait
Alasan Amerika Serikat...
Alasan Amerika Serikat Tak Mengakui Palestina sebagai Negara Merdeka
Amerika Serikat Desak...
Amerika Serikat Desak Pemimpin Palestina Diganti, PLO Tak Terima
Putin: Kebijakan Amerika...
Putin: Kebijakan Amerika Serikat di Timur Tengah Jelas Gagal Total
Gerakan Pro-Palestina...
Gerakan Pro-Palestina Meletus di Kampus-kampus Amerika Serikat
Langka, Amerika Serikat...
Langka, Amerika Serikat Jatuhkan Sanksi Terhadap Israel
Rusia Curiga AS Ingin...
Rusia Curiga AS Ingin Bentuk Negara Palestina Proktektorat, Apa Itu?
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
4 jam yang lalu
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
6 jam yang lalu
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
7 jam yang lalu
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
8 jam yang lalu
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
9 jam yang lalu
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
11 jam yang lalu
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved