Wabah Corona Sudah Membunuh 1.011 Orang di China

Selasa, 11 Februari 2020 - 07:09 WIB
Wabah Corona Sudah Membunuh...
Wabah Corona Sudah Membunuh 1.011 Orang di China
A A A
BEIJING - Jumlah korban meninggal akibat wabah virus Corona baru, 2019-nCoV , di China melonjak menjadi 1.011 orang pada Selasa (11/2/2020). Sedangkan korban meninggal secara global mencapai 1.013 orang.

Lonjakan angka kematian ini terjadi setelah provinsi Hubei melaporkan 103 kematian baru. Dalam laporan hariannya, Komisi Kesehatan Provinsi Hubei juga mengonfirmasi 2.097 kasus baru di wilayah tersebut.

Di seluruh China sekarang ada lebih dari 42.200 kasus atau orang yang terinfeksi virus Corona baru. Sedangkan data kasus global mencapai 42.760 dengan 4.097 pasien disembuhkan.

Virus baru itu diyakini telah muncul tahun lalu di pasar yang menjual hewan liar di Ibu Kota Hubei, Wuhan . Kota Wuhan itulah tempat pusat wabah penyakit ini. (Baca: Sebut Virus Corona Hukuman Allah pada China, Ustaz Singapura Diselidiki )

Presiden China Xi Jinping telah bertemu dengan para pekerja medis dan pasien yang terkena dampak wabah tersebut di sebuah rumah sakit di Beijing pada hari Senin. "Dia menyerukan langkah-langkah yang lebih tegas untuk mencegah (penyebaran) wabah itu," bunyi siaran CCTV mengutip seruan Xi Jinping.

Sebuah tim awal untuk misi pakar internasional yang dipimpin Organisasi Kesehatan Dunia (who) untuk virus itu tiba di China Senin malam. Tim dipimpin oleh Bruce Aylward. Dialah yang mengawasi respons WHO tahun 2014-2016 terhadap epidemi Ebola di Afrika Barat.

Menjelang kedatangan tim, Ketua WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus memperingatkan bahwa ada beberapa contoh kasus di luar negeri pada orang yang tidak memiliki riwayat perjalanan ke China.

Inggris pada hari Senin mencatat dua kali lipat kasus virus Corona baru menjadi delapan, dan pemerintah memperingatkan wabah virus Corona baru adalah ancaman serius dan segera.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperkirakan wabah akan hilang pada bulan April karena cuaca yang lebih panas, sebuah prognosis yang bertentangan dengan pejabat tinggi kesehatan AS.
(mas)
Berita Terkait
Cerita Dokter China...
Cerita Dokter China yang Temukan Virus Corona di Wuhan
Viral, Vlogger China...
Viral, Vlogger China Curiga Virus Corona Dibawa AS ke Wuhan
Sebelum di Wuhan, Virus...
Sebelum di Wuhan, Virus Corona Ditemukan di Barcelona Maret 2019
Di Sidang PBB, Presiden...
Di Sidang PBB, Presiden China Ungkap Munculnya Virus Corona Akibat Kutukan
Usut Asal-usul Virus...
Usut Asal-usul Virus Corona, Tim Penyelidik WHO Tiba di Wuhan
Laboratorium Virus Wuhan...
Laboratorium Virus Wuhan Punya 3 Jenis Virus Corona
Berita Terkini
Iran Dituding Minta...
Iran Dituding Minta Jeda Serangan saat Pemakaman Khamenei, Trump: Kita Serang Lagi pada Rabu Malam
18 menit yang lalu
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
1 jam yang lalu
Iran dan AS Saling Serang,...
Iran dan AS Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Berakhir
2 jam yang lalu
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
3 jam yang lalu
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
4 jam yang lalu
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
5 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved