Penampakan Horor Korban Virus Wuhan di China: Diisolasi Tabung Plastik

Jum'at, 24 Januari 2020 - 12:01 WIB
Penampakan Horor Korban...
Penampakan Horor Korban Virus Wuhan di China: Diisolasi Tabung Plastik
A A A
BEIJING - Sejumlah video baru menunjukkan orang-orang China yang terinfeksi atau dicurigai terinfeksi virus 2019-nCov, jenis baru coronavirus, diisolasi dalam tabung plastik maupun kotak logam. Video horor para korban virus yang muncul pertama kali di Wuhan ini diambil dari Huizhou, Provinsi Guangdong.

Radio Free Asia telah membagikan video-video tersebut. Menurut laporan media itu, salah satu video menunjukkan seorang pasien yang terinfeksi virus 2019-nCoV di Huizhou dikeluarkan dari ambulans dalam sebuah tabung plastik besar oleh pekerja medis yang mengenakan lapisan pelindung.

Komisi Kesehatan Nasional China pada Jumat (24/1/2020) mengonfirmasi ada 830 kasus pasien yang terinfeksi dengan virus 2019-nCoV hingga hari Kamis kemarin. Sedangkan jumlah kematian meningkat menjadi 25 orang.

Video lain yang di-tweet-kan oleh Xie Qing, seorang manajer media sosial dan jurnalis di Hong Kong, menunjukkan seseorang diangkut dalam kotak logam besar melalui sebuah bandara.

Satu orang telah dipastikan terinfeksi di Amerika Serikat (AS). Pihak berwenang belum merilis identitas pasien tetapi menggambarkannya sebagai seorang pria berusia 30-an di negara bagian Washington yang baru-baru ini mengunjungi China.

George Diaz, kepala program penyakit menular di Providence Regional Medical Center, tempat pasien dirawat, mengatakan kepada Guardian bahwa pasien dikarantina di ruang penahanan 20-foot-by-20-foot. Pasien juga dirawat oleh robot dengan stetoskop untuk membatasi kontak dokter dengan virus.

Kantor berita Reuters mengatakan kondisi pasien di AS masih belum diketahui. Pihak rumah sakit mengatakan pasien mungkin akan segera "dibebaskan".

Para pejabat di AS mengatakan mereka memantau 16 orang yang memiliki kontak dekat dengan pasien, tetapi belum ada yang menunjukkan gejala terinfeksi virus.

Hong Kong, tempat satu kasus yang dikonfirmasi, menyataka telah mengubah lokasi kamp menjadi zona karantina untuk menampung orang-orang yang mungkin telah berhubungan dengan seseorang yang terinfeksi virus.

Kota Wuhan sebagian besar terisolasi dari seluruh dunia sejak hari Kamis, ketika pemerintah menutup opsi transportasi dan memerintahkan orang-orang untuk tidak masuk atau pun meninggalkan kota itu tanpa alasan yang jelas. Mengenakan masker di kota itu sekarang menjadi hal wajib.

Tidak banyak yang diketahui tentang virus 2019-nCoV, yang sebelumnya belum pernah terlihat pada manusia. Pihak berwenang memperingatkan bahwa virus itu bisa bermutasi bahkan ketika para ahli mempelajarinya dan mencoba untuk menemukan solusi pengobatan.
(mas)
Berita Terkait
Cerita Dokter China...
Cerita Dokter China yang Temukan Virus Corona di Wuhan
Sebelum di Wuhan, Virus...
Sebelum di Wuhan, Virus Corona Ditemukan di Barcelona Maret 2019
Usut Asal-usul Virus...
Usut Asal-usul Virus Corona, Tim Penyelidik WHO Tiba di Wuhan
Misteri Virus Corona,...
Misteri Virus Corona, Diriset China Didanai AS
Viral, Vlogger China...
Viral, Vlogger China Curiga Virus Corona Dibawa AS ke Wuhan
Laboratorium Virus Wuhan...
Laboratorium Virus Wuhan Punya 3 Jenis Virus Corona
Berita Terkini
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
42 menit yang lalu
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
4 jam yang lalu
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
5 jam yang lalu
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
6 jam yang lalu
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
7 jam yang lalu
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
8 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved