Turki Nyatakan Tak Akan Kembali Kirim Penasihat Militer ke Libya

Kamis, 23 Januari 2020 - 17:33 WIB
Turki Nyatakan Tak Akan...
Turki Nyatakan Tak Akan Kembali Kirim Penasihat Militer ke Libya
A A A
ANKARA - Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu mengatakan bahwa Ankara tidak akan lagi mengirim penasihat militer ke Libya. Sebagai gantinya, ucap Cavusoglu, Turki akan berkomitmen pada upaya internasional untuk merekonsiliasi para pihak dalam konflik.

"Tidak. Kita semua sepakat bahwa selama gencatan senjata dihormati, tidak ada yang akan mengirim penasihat tambahan atau tentara atau tentara bayaran dari negara tetangga semua orang berkomitmen untuk itu," kata Cavusoglu, seperti dilansir Sputnik pada Kamis (23/1/2020).

Dia lalu mengatakan bahwa Ankara tidak akan meningkatkan kemungkinan sanksi terhadap Libya selama semua pihak dalam konflik menghormati gencatan senjata, dan sebaliknya akan melakukan upaya untuk memfasilitasi proses perdamaian.

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengatakan pada awal Januari bahwa pasukan Turki sudah dalam perjalanan ke Libya untuk mendukung Pemerintah Kesepakatan Nasional yang diakui secara internasional.

Namun, awal pekan ini Erdogan mengatakan pihaknya bukanya mengirimkann tentara ke Libya, melainkan hanya sebatas penasihat militer. Dia juga menyebut belum ada rencana untuk menambah jumlah penasihat militer Turki di Libya.
(esn)
Berita Terkait
Timnas Indonesia Dibungkam...
Timnas Indonesia Dibungkam Inggris 0-3 di Piala Dunia Amputasi
Banyak Bangunan Ambruk...
Banyak Bangunan Ambruk Saat Gempa, Turki Tahan 180 Orang
Hikmah di Balik Bencana,...
Hikmah di Balik Bencana, Perbatasan Armenia-Turki Dibuka untuk Pertama Kalinya
Jaga Amanah 106 Tahun,...
Jaga Amanah 106 Tahun, Keluarga Palestina Serahkan Uang Tentara Turki Utsmani
Harapan di Tengah Reruntuhan...
Harapan di Tengah Reruntuhan Gempa Dahsyat Turki-Suriah
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan...
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan ke Turki
Berita Terkini
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
10 menit yang lalu
Wanita Keturunan China...
Wanita Keturunan China yang Magang di Markas Militer NATO Ditangkap atas Tuduhan Mata-mata
51 menit yang lalu
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
1 jam yang lalu
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
2 jam yang lalu
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
2 jam yang lalu
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
3 jam yang lalu
Infografis
Indonesia Ingin Gabung...
Indonesia Ingin Gabung Proyek Jet Tempur Generasi Ke-5 Turki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved