Kemlu Benarkan 5 WNI Diculik di Perairan Sabah

Minggu, 19 Januari 2020 - 17:28 WIB
Kemlu Benarkan 5 WNI...
Kemlu Benarkan 5 WNI Diculik di Perairan Sabah
A A A
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri Indonesia mengkonfirmasi laporan adanya lima orang warga negara Indonesia (WNI) yang diculik di perairan Lahad Datu, Sabah, Malaysia. Penculikan ini terjadi hanya beberapa hari sejak satu orang terakhir dari tiga WNI yang diculik tahun lalu, dibebaskan oleh kelompok Abu Sayyaf.

"Telah terdapat konfirmasi dari Konsul RI di Tawau bahwa benar terdapat 5 awak kapal WNI yang bekerja di kapal ikan Malaysia hilang di perairan Tambisan, Lahad Datu," kata Direktur Perlindungan Warga Negara dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kemlu RI, Judha Nugraha.

"KJRI di Kota Kinabalu dan Konsulat RI di Tawau saat ini sedang berkoordinasi dengan otoritas setempat mengenai detil kejadian," sambungnya melalui pesan singkat kepada Sindonews pada Minggu (19/1/2020).

Kelima WNI tersebut diculik di perairan Sabah, Malaysia, tidak jauh dari tempat tiga pelaut Indonesia diculik sebelumnya. Menurut pernyataan polisi setempat, penculikan terjadi pada Kamis malam, ketika delapan WNI sedang memancing. Namun, tiga dari mereka dibebaskan.

Menurut tiga WNI yang dibebaskan, enam penculik dengan topeng hitam di atas kapal cepat menangkap kapal penangkap ikan mereka. Para penculik kemudian membawa mereka ke perairan lepas Filipina sebelum mengizinkan ketiga orang tersebut pergi ke perairan Malaysia dengan kapal penangkap ikan.

Komandan Komando Keamanan Sabah Timur (Esscom) Hazani Ghazali mengatakan bahwa orang-orang bersenjata itu berada di speedboat dan melarikan diri ke negara tetangga setelah mengambil lima sandera.

Sekitar jam 1 siang pada hari Jumat, nelayan setempat mengatakan kepada polisi laut di Lahad Datu bahwa mereka telah melihat jaring ikan di daerah tersebut, tetapi tidak dapat menemukan pukat atau krunya di sekitar Tambisan.

Pada jam 9 malam, pasukan keamanan Esscom menemukan kapal pukat menuju Tambisan dan pasukan elit naik kapal pukat dan menemukan tiga anggota kru di dalamnya.

Para awak yang diculik adalah kapten Arsyad Dahlan (41), La Baa (32), Riswanto Hayano (27), Edi Lawalopo (53), dan Syarizal Kastamiran (29). Semuanya adalah warga negara Indonesia yang bekerja di perusahaan perikanan yang berbasis di Sandakan.
(esn)
Berita Terkait
Tiga WNI Korban Sandera...
Tiga WNI Korban Sandera Abu Sayyaf Group Berhasil Diselamatkan
1 WNI Sandera Abu Sayyaf...
1 WNI Sandera Abu Sayyaf Tewas, RI Perlu Minta Ketegasan Filipina
Seorang Warga Indonesia...
Seorang Warga Indonesia yang Disandera Abu Sayyaf Tewas Ditembak
1 WNI Sandera Abu Sayyaf...
1 WNI Sandera Abu Sayyaf Tewas, Farhan: Kami Sangat Terpukul
Kabar Baik, WNI Terakhir...
Kabar Baik, WNI Terakhir yang Jadi Sandera Abu Sayyaf Telah Dibebaskan
Dibebaskan Abu Sayyaf,...
Dibebaskan Abu Sayyaf, 5 WNI Disandera Lagi Kelompok Lain
Berita Terkini
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
22 menit yang lalu
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
1 jam yang lalu
30.000 Tentara Korea...
30.000 Tentara Korea Utara Akan Dikirim ke Perang Ukraina
1 jam yang lalu
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
3 jam yang lalu
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
4 jam yang lalu
Wanita Keturunan China...
Wanita Keturunan China yang Magang di Markas Militer NATO Ditangkap atas Tuduhan Mata-mata
5 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Tercepat di...
10 Pemain Tercepat di Piala Dunia 2026: Mbappe Kalahkan Haaland
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved