Rilis Seragam Militer, Pasukan Luar Angkasa AS Diolok-olok Netizen

Minggu, 19 Januari 2020 - 11:32 WIB
Rilis Seragam Militer,...
Rilis Seragam Militer, Pasukan Luar Angkasa AS Diolok-olok Netizen
A A A
WASHINGTON - Pasukan Luar Angkasa Amerika Serikat (AS) merilis seragam militer. Pasukan yang secara resmi diluncurkan oleh Presiden Donald Trump itu memposting tampilan seragam mereka ke akun Twitternya.

Postingan ini pun sontak mencuri perhatian netizen. Namun bukan pujian yang didapatkan, postingan seragam dengan desain kamuflase plus lencana bordir di lengan dan dada tersebut malah menjadi bahan olok-olok netizen.

Reaksi terhadap postingan itu mayoritas hampir sama: "Camo di luar angkasa?", kependekan dari kamuflase dalam bahasa Inggris.

"Apakah mereka belum pernah melihat ruang sebelumnya?" tweet netizen lain.

Sedangkan netizen yang lain menggambarkan perbedaan antara ruang angkasa dan kamuflase, yang dirancang untuk membantu personel militer berbaur dengan lingkungan mereka.

Menanggapi keriuhan netizen, pihak Pasukan Luar Angkasa AS pun membela diri. Dikatakan bahwa seragam pasukan itu menggunakan seragam Angkatan Darat/Angkatan Udara dan menghemat biaya dari pada merancang atau memproduksi seragam baru.

"Para anggota akan terlihat seperti rekan-rekan mereka di mana mereka akan bekerja, di darat," tambah pasukan itu dalam tweetnya seperti dikutip dari BBC, Minggu (19/1/2020).

Namun tampaknya pernyataan itu tidak cukup meredam keriuhan netizen, karena cemoohan terus berlanjut.

Trump secara resmi meluncurkan pasukan baru itu di pangkalan militer dekat Washington pada Desember tahun lalu.

Trump mengatakan pasukan itu akan membantu militer AS mencegah agresi dalam apa yang disebutnya sebagai domain perang baru di dunia. (Baca: Resmi, AS Punya Pasukan Luar Angkasa )

Tetapi dinas militer baru itu, yang diawasi oleh Angkatan Udara AS, tidak dimaksudkan untuk menempatkan pasukan ke luar angkasa. Sebaliknya, pasukan itu akan melindungi aset AS seperti ratusan satelit yang digunakan untuk komunikasi dan pengawasan.

Sekretaris Angkatan Udara AS Barbara Barrett mengatakan Pasukan Luar Angkasa akan terdiri sekitar 16.000 angkatan udara dan personil sipil.

Pemerintah Trump telah mengalokasikan dana sebesar USD40 juta untuk mendanai pasukan itu di tahun pertama.
(ian)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
26 menit yang lalu
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
49 menit yang lalu
Penasihat Militer Mojtaba...
Penasihat Militer Mojtaba Khamenei: Iran Siap Ubah Israel Jadi Neraka Jika Beirut Diinvasi
1 jam yang lalu
Negara Mayoritas Islam...
Negara Mayoritas Islam Ini Sangkal Jadi Markas Pasukan Elite Israel untuk Perang Melawan Iran
1 jam yang lalu
Presiden Lebanon Kecam...
Presiden Lebanon Kecam Hizbullah, Iran, dan IRGC: Ini Bukan Negaramu, Ini Negara Kami!
2 jam yang lalu
Terungkap, Israel Kerahkan...
Terungkap, Israel Kerahkan Pasukan Elite ke Azerbaijan untuk Perang Melawan Iran
2 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved