RI Siapkan Rencana Evakuasi WNI Jika Situasi di Timteng Memburuk

Selasa, 07 Januari 2020 - 15:53 WIB
RI Siapkan Rencana Evakuasi...
RI Siapkan Rencana Evakuasi WNI Jika Situasi di Timteng Memburuk
A A A
JAKARTA - Menteri Luar Negeri Indonesi, Retno Marsudi mengaku telah melakukan pertemuan dengan Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, untuk membahas sejumlah isu terkini, termasuk di dalamnya ketegangan di Timur Tengah. Retno menuturkan, salah satu yang dibahas adalah kemungkina evakuasi WNI di Iran-Irak jika situasi di wilayah itu semakin tidak terkendali.

"Saya baru saja bertemu dengan Panglima TNI dan salah satu isu yang kami bahas adalah masalah rencana cadangan apabila situasi di Iran-Irak dan kemudian dampaknya di wilayah sekitarnya menjadi lebih buruk. Karena kira tahu banyak WNI tinggal dan bekerja di wilayah tersebut," ucap Retno pada Selasa (7/1/2020).

"Di Iran, dari data resmi jumlahnya hampir 500, tapi kita percaya bahwa jumlah sebenarnya jauh lebih besar dari data yang ada di kita. Sementara yang ada di Irak lebih dari 800. Tapi kalau kita total jumlah WNI secara keseluruhan di wilayah tersebut (Timur Tengah), angkanya tidak hanya ratusan ribu, tapi jutaan. Oleh karena itu, kita terus menghitung situasi dan kita sudah melakukan, mulai menggambar, merencanakan rencana cadangan seperti apa," sambungnya.

Retno lalu mengatakan, dia telah bertemu tim dari Kemlu untuk mematangkan rencana evakuasi ini. Dia juga mengatakan telah melakukan konferensi video dengan masing-masing kedutaan Indonesia di luar negeri untuk membahas masalah ini.

"Saya ketemu dengan Panglima TNI membahas pada saat situasi memburuk dan kita harus lakukan evakuasi, maka (mau) tidak mau kerjasama dengan banyak pihak, termasuk dengan panglima. Karena kita punya pengalaman evakuasi WNI dari Yaman, pada saat itu dan kita dibantu penuh, baik oleh Polri, TNI dan BIN dalam segala evakuasi WNI," jelasnya.

"Pagi ini kemlu juga mengeluarkan imbauan apa yang harus dilakukan WNI kita disertai semua nomor telepon hotline yang dapat dihubungi di perwakilan kita di wilayah sekitar Iran dan Irak, dan crisis center Kemlu, sebagai antisipasi, juga akan mulai difungsikan. Jadi mudah-mudahan situasi tidak memburuk dan kita siapkan. Bagi WNI yang memerlukan bantuan jangan sungkan menghubungi hotline KBRI atau KJRI di mana mereka tinggal," tukasnya.
(esn)
Berita Terkait
Timur Tengah Membara,...
Timur Tengah Membara, G7 Tegaskan Dukungan untuk Ukraina
Trump Kecam Harris Asyik...
Trump Kecam Harris Asyik Berpesta saat Timur Tengah Membara
Timur Tengah Membara,...
Timur Tengah Membara, Warga Rusia Diminta Tak ke Sana
Timur Tengah Membara,...
Timur Tengah Membara, S&P: Ekonomi Global Masuki Masa Berbahaya
IHSG Ambruk 1,88% saat...
IHSG Ambruk 1,88% saat Timur Tengah Membara, 664 Saham Memerah
Timur Tengah Kembali...
Timur Tengah Kembali Membara! Serangan Drone Iran Menarget Militer AS
Berita Terkini
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
40 menit yang lalu
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
1 jam yang lalu
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
2 jam yang lalu
30.000 Tentara Korea...
30.000 Tentara Korea Utara Akan Dikirim ke Perang Ukraina
3 jam yang lalu
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
5 jam yang lalu
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
5 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved