Pesawat Militer Sudan Jatuh, 18 Tewas Termasuk Anak-anak

Jum'at, 03 Januari 2020 - 07:30 WIB
Pesawat Militer Sudan...
Pesawat Militer Sudan Jatuh, 18 Tewas Termasuk Anak-anak
A A A
KHARTOUM - Sebuah pesawat angkut militer Sudan jatuh setelah lepas landas dari negara bagian Darfur Barat, Kamis malam. Tragedi itu menyebabkan 18 orang tewas termasuk empat anak.

Pesawat jatuh lima menit setelah lepas landas dari bandara di ibu kota negara bagian Darfur Barat, El Geneina, setelah memberikan bantuan di wilayah itu. Wilayah yang diberi bantuan merupakan daerah yang dilanda pertempuran mematikan antarsuku baru-baru ini.

"Sebuah pesawat militer Antonov 12 jatuh Kamis malam setelah lepas landas dari El Geneina yang menewaskan tujuh awaknya, tiga hakim dan delapan warga sipil, termasuk empat anak-anak, yang berada di atas pesawat," kata juru bicara militer setempat, Amer Mohammed Al-Hassan, seperti dikutip AFP, Jumat (3/1/2020).

Dia mengatakan penyelidikan sedang dilakukan untuk menentukan penyebab kecelakaan.

Sebagian besar armada militer dan sipil Sudan terdiri dari pesawat tua buatan Uni Soviet. Negara itu telah mengalami serangkaian kecelakaan dalam beberapa tahun terakhir, dengan militer sering menyalahkan masalah teknis dan cuaca buruk.

Darfur Barat baru-baru ini diguncang perang antarsuku. Menurut Bulan Sabit Merah Sudan, setidaknya 48 orang telah terbunuh dan 241 orang lainnya terluka dalam kekerasan tersebut.

Bentrokan bersenjata pecah pada Minggu malam di El Geneina, dan berlanjut hingga Senin antara kelompok-kelompok Arab dan Afrika. Beberapa rumah dibakar selama kekerasan berlangsung.

"Pagi ini situasinya tenang," kata Bulan Sabit Merah pada hari Kamis. Jasad 48 orang yang tewas telah dipindahkan ke kamar mayat di El Geneina dan 19 orang yang terluka dalam kondisi kritis dan diterbangkan ke Khartoum untuk dirawat.

Menurut media Sudan, pertempuran meletus setelah perselisihan antara dua orang, tetapi tidak jelas apa yang memicu hal itu.

Seorang wanita yang dihubungi melalui telepon pada hari Selasa mengatakan bahwa ia telah melarikan diri dari kamp Krinding untuk orang-orang Masalit yang telantar, sebuah kelompok etnik non-Arab, dekat El Geneina setelah para penyerang membakar tenda-tenda di sana.

“Tenda kami dibakar. Kami tidak memiliki makanan dan hanya pakaian di punggung kami dan ada tubuh yang berserakan di tanah," katanya kepada AFP. Pemerintah juga mengerahkan pasukan ke El Geneina untuk memulihkan ketertiban.
(mas)
Berita Terkait
Pesawat Militer Sudan...
Pesawat Militer Sudan Jatuh di Tengah Perang Saudara, 10 Orang Tewas
Pesawat Kargo Jatuh...
Pesawat Kargo Jatuh di Sudan Selatan, 5 Orang Tewas
Pesawat Jatuh di Landasan,...
Pesawat Jatuh di Landasan, 10 Tewas Termasuk Pilot
Pesawat Bawa 21 Orang...
Pesawat Bawa 21 Orang Jatuh di Sudan Selatan, Hanya 1 yang Selamat
Pesawat Militer Ukraina...
Pesawat Militer Ukraina An-26 Jatuh, Puluhan Orang Tewas
Tragedi Pesawat An-26...
Tragedi Pesawat An-26 Ukraina, Korban Tewas Bertambah Jadi 25 Orang
Berita Terkini
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
7 jam yang lalu
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
8 jam yang lalu
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
9 jam yang lalu
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
10 jam yang lalu
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
11 jam yang lalu
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
12 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved