Penampakan Kedubes AS di Baghdad Hancur Ludes Diamuk Massa

Kamis, 02 Januari 2020 - 07:40 WIB
Penampakan Kedubes AS...
Penampakan Kedubes AS di Baghdad Hancur Ludes Diamuk Massa
A A A
BAGHDAD - Foto-foto menakjubkan mengungkapkan adegan kehancuran di dalam Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS) di Ibu Kota Irak, Baghdad, setelah diamuk kelompok milisi yang didukung Iran. Kantor diplomatik Amerika itu terlihat hancur dan ludes terbakar.

Kompleks Kedubes Amerika itu selama ini dijaga ketat sebelum diserang kelompok milisi Irak pada Selasa (31/12/2019) lalu.

Amuk massa itu sebagai protes atas serangan udara AS terhadap basis-basis kelompok Kata'ib Hizbullah (KH) yang menewaskan 25 milisi. Serangan udara dengan jet tempur F-15 Eagle dan drone bersenjata itu sebagai respons Washington atas kematian kontraktor sipil Amerika akibat serangan 30 roket di sebuah pangkalan militar di pinggiran Kirkuk yang digunakan pasukan Amerika.

Foto-foto kehancuran Kedutaan Amerika dirilis hari Rabu oleh Associated Press. Beberapa foto menunjukkan jendela-jendela pecah, kertas-kertas, perabotan kantor, dan rak hangus berantakan.
Penampakan Kedubes AS di Baghdad Hancur Ludes Diamuk Massa
Kondisi Kedutaan Besar Amerika Serikat di Baghdad, Irak, ludes terbakar akibat diamuk massa pada Selasa (31/12/2019). Foto/AP Photo/Qassim Abdul-Zahra.
Dalam foto-foto itu, asap masih mengepul dari ruang penerimaan tamu di kedutaan dan pos pemeriksaan tinggal puing-puing.
Amuk massa di Kedutaan Amerika itu menyebabkan Presiden Donald Trump menyerukan tanggapan segera yang mencakup pengerahan pasukan Marinir AS untuk meredam kerusuhan.

Tentara Amerika menjatuhkan suar dari pesawat dan menembakkan gas air mata untuk membubarkan para milisi.

Dalam wawancara dengan Fox News, Menteri Luar Negeri Michael Pompeo membuat referensi pada Jenderal Iran Qassem Soleimani terkait serangan massa di kedutaan tersebut. Jenderal Soleimani adalah pemimpin organisasi intelijen militan yang terkait dengan Teheran dan dikenal sebagai Pasukan Quds.

Dalam program "Special Reports" itu, Pompeo mengatakan tidak ada rencana untuk mengevakuasi para staf kedutaan atau pun menarik pasukan keluar dari Irak setelah serangan tersebut. Namun, laporan lain menyebutkan bahwa duta besar Amerika dievakuasi akibat serangan massa.

"Anda harus meletakkan ini dalam konteks yang lebih besar," katanya. "Ini adalah 40 tahun Republik Islam Iran terlibat dalam kampanye teror global, mimpi senjata nuklir, dan kemampuan pengayaan nuklir," katanya, yang dilansir Kamis (2/1/2020).

Pompeo mengkritik pemerintahan Barack Obama yang dilaporkan melakukan pengiriman uang tunai ratusan juta dolar tunai ke Teheran pada malam hari.

"Kami memberikan tekanan nyata pada Republik Islam Iran," kata Pompeo. "Kami akan terus meminta pertanggungjawaban Republik Islam Iran di mana pun kami menemukan aktivitas jahat mereka dan kami akan memastikan kami memiliki sumber daya untuk melakukannya," imbuh bekas Direktur CIA ini.
(mas)
Berita Terkait
Disurati Trump dengan...
Disurati Trump dengan Ancaman Aksi Militer, Ini Respons Ayatollah Khamenei
Dalih Iran usai 11 Kapalnya...
Dalih Iran usai 11 Kapalnya Kepung Beberapa Kapal Perang AS
Trump Klaim Iran Ingin...
Trump Klaim Iran Ingin Menjadikannya Pemimpin Tertinggi Penerus Ayatollah Khamenei
11 Kapal Iran Kepung...
11 Kapal Iran Kepung Beberapa Kapal Perang AS dalam Jarak 9 Meter
Khamenei: Negosiasi...
Khamenei: Negosiasi dengan AS Tak akan Selesaikan Masalah Iran
Kedubes Iran di Jakarta...
Kedubes Iran di Jakarta Dipenuhi Karangan Bunga Usai Kematian Ali Khamenei
Berita Terkini
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
7 jam yang lalu
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
8 jam yang lalu
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
8 jam yang lalu
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
10 jam yang lalu
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
11 jam yang lalu
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
12 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved