Mesir-Prancis Sepakat Kerjasama Bantu Penyelesaian Krisis Libya

Senin, 30 Desember 2019 - 15:15 WIB
Mesir-Prancis Sepakat...
Mesir-Prancis Sepakat Kerjasama Bantu Penyelesaian Krisis Libya
A A A
KAIRO - Mesir dan Prancis sepakat untuk bekerjasama untuk membantu menyelesaikan krisis di Libya. Kesepatan itu dicapai dalam pembicaraan melalui sambungan telepon antara Presiden Mesir, Abdel Fatah el-Sisi dengan Presiden Prancis, Emanuel Macron.

Layanan pers kepresidenan Mesir menuturkan Macron dan Sisi dalam pembicaraan melalui sambungan telepon semalam telah sepakat untuk mengintensifkan kerja sama bilateral dan multilateral untuk menemukan solusi politik untuk krisis di Libya.

"Sisi, dalam pembicaraan itu mengatakan fokus Mesir adalah pada pemulihan keselamatan dan stabilitas di Libya, mendukung upaya untuk memerangi terorisme, dan menghentikan kegiatan kelompok-kelompok bersenjata dan campur tangan asing yang melanggar hukum dalam urusan domestik Libya," kata layanan pers kepresidenan Mesir.

"Macron, pada gilirannya, mengatakan bahwa Prancis berusaha mencari solusi politik untuk krisis Libya," sambungnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Sputnik pada Senin (30/12/2019).

Sementara itu, sebelumnya Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu memperingatkan bahwa konflik Libya beresiko meluncur ke dalam kekacauan dan menjadi Suriah berikutnya. "Jika hari ini Libya menjadi seperti Suriah, maka giliran akan datang untuk negara-negara lain di kawasan itu," kata Cavusoglu.

Libya telah hidup melalui krisis politik yang parah sejak kudeta tahun 2011 yang menggulingkan pemimpin Muammar Gaddafi. Dua kelompok sejak itu praktis membagi negara kaya minyak itu menjadi duopoli politik, dengan Tentara Nasional Libya (LNA) mengendalikan timur dan Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) mengendalikan barat.

Situasi telah meningkat selama beberapa minggu terakhir ketika komandan LNA, Khalifa Haftar memerintahkan pasukannya untuk maju ke Tripoli yang dikuasai GNA. Kota ini telah mengalami menjadi medan pertempuran dari serangan serupa pada bulan April yang telah menewaskan ratusan orang dan ribuan lainnya terluka.
(esn)
Berita Terkait
Tim Arkeolog Mesir Temukan...
Tim Arkeolog Mesir Temukan Sarkofagus Kayu Kuno di Situs Saqqara
Berfoto di Piramida...
Berfoto di Piramida Kuno, Model Asal Mesir Ditangkap
Melihat Koleksi Museum...
Melihat Koleksi Museum Nasional Peradaban Mesir di Kairo
6 Fakta tentang Alexandria,...
6 Fakta tentang Alexandria, dari Alexander Agung hingga Banyak Mitos
Pesta Kemenangan Rakyat...
Pesta Kemenangan Rakyat Senegal Juarai Piala Afrika 2021
67 Juta Warga Mesir...
67 Juta Warga Mesir Berhak Berikan Suaranya dalam Pemilihan Presiden Mesir
Berita Terkini
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
20 menit yang lalu
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
1 jam yang lalu
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
2 jam yang lalu
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
3 jam yang lalu
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
4 jam yang lalu
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
4 jam yang lalu
Infografis
Hasil Drawing Grup Piala...
Hasil Drawing Grup Piala Dunia 2026: Brasil dan Prancis Dihadang Kuda Hitam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved