AS Gunakan Kekuatan Militer jika Kim Jong-un Uji Bom Nuklir Korut

Senin, 30 Desember 2019 - 09:15 WIB
AS Gunakan Kekuatan...
AS Gunakan Kekuatan Militer jika Kim Jong-un Uji Bom Nuklir Korut
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) akan mengambil tindakan, termasuk dengan kekuatan militer dan ekonomi, jika rezim Kim Jong-un menguji coba rudal jarak jauh atau pun bom nuklir Korea Utara (Korut). Ancaman ini disampaikan Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Robert O'Brien.

O'Brien, dalam sebuah wawancara dengan program "This Week" ABC pada hari Minggu (29/12/2019) mengatakan Washington memiliki "banyak alat dalam perangkat" menanggapi tes semacam itu.

"Kami akan memberikan penilaian tetapi Amerika Serikat akan mengambil tindakan seperti yang kami lakukan dalam situasi ini," katanya. "Jika Kim Jong-un mengambil pendekatan itu, kami akan sangat kecewa dan kami akan menunjukkan kekecewaan itu," kata pengganti John Bolton tersebut.

Korut telah meminta Washington untuk menawarkan inisiatif baru untuk mengatasi perbedaan atas program senjata nuklir Pyongyang. Rezim komunis di semenanjung Korea ini memperingatkan Washington bulan ini bahwa kegagalan untuk memenuhi harapannya dapat mengakibatkan "hadiah Natal" yang tidak mengenakkan.

Sebelumnya, seorang komandan militer AS mengatakan ancaman "hadiah Natal" Korea Utara itu bisa mencakup uji coba rudal jarak jauh, tindakan yang telah ditangguhkan Kim Jong-un, bersama dengan uji coba bom nuklir, sejak 2017.

O'Brien mengatakan Amerika Serikat dan Korea Utara memiliki saluran komunikasi terbuka, tetapi dia tidak menguraikan secara detail. Dia mengatakan Washington berharap pemimpin Korea Utara Kim Jong-un akan memenuhi komitmennya untuk melakukan denuklirisasi Semenanjung Korea.

"Amerika Serikat masih merupakan kekuatan militer terkemuka di dunia dan memiliki kekuatan ekonomi yang luar biasa," kata O'Brien. "Ada banyak tekanan yang bisa kita tanggung," ujarnya.

O'Brien mengatakan Korea Utara mengancam dengan "hadiah Natal", meskipun Trump dan Kim telah terlibat dalam diplomasi pribadi selama bertahun-tahun dan memiliki hubungan pribadi yang baik.

"Jadi, mungkin dia mempertimbangkannya kembali," tambah O'Brien. "Tapi kita harus menunggu dan melihat. Kami akan memonitornya dengan cermat. Ini situasi yang mengkhawatirkan kami, tentu saja."

Kim sendiri telah mengadakan pertemuan para pejabat partai yang berkuasa, Partai Buruh, pada hari Sabtu untuk membahas masalah kebijakan penting sebelum batas waktu akhir tahun yang ditetapkan Kim untuk Amerika Serikat berakhir.

Senator Ben Cardin, seorang politisi Partai Demokrat di Komite Hubungan Luar Negeri Senat AS mengatakan pertemuan antara kedua pemimpin telah menghasilkan "sangat sedikit" soal kesepakatan denuklirisasi.

"Jadi yang ingin saya lihat, saya ingin lihat pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, membuat pernyataan penuh tentang program senjata nuklirnya dan membuat komitmen nyata untuk mulai membongkar itu," katanya. "Kami belum melihat semua itu selama pemerintahan Trump."
(mas)
Berita Terkait
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Dipantau Kim Jong-un,...
Dipantau Kim Jong-un, Korea Utara Simulasikan Serangan Balik Nuklir
Adik Kim Jong-un: AS...
Adik Kim Jong-un: AS Harus Akui Korea Utara sebagai Negara Nuklir
Korea Utara Tembakkan...
Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua, Unjuk Kekuatan Kim Jong-un
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan Militer Percepat Persiapan Perang
Korut Bantah Kim Jong-un...
Korut Bantah Kim Jong-un Kirim Surat Bagus kepada Trump
Berita Terkini
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
6 jam yang lalu
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
7 jam yang lalu
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
8 jam yang lalu
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
9 jam yang lalu
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
10 jam yang lalu
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
11 jam yang lalu
Infografis
Korut Gelar Latihan...
Korut Gelar Latihan Serangan Balik Nuklir Dipantau Kim Jong-un
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved