Dinyatakan Tak Aman, Kapal Perang Terbesar Norwegia Dilarang Berlayar

Rabu, 25 Desember 2019 - 15:39 WIB
Dinyatakan Tak Aman,...
Dinyatakan Tak Aman, Kapal Perang Terbesar Norwegia Dilarang Berlayar
A A A
OSLO - Kapal perang terbaru sekaligus terbesar Angkatan Laut Kerajaan Norwegi dilarang meninggalkan dermaga karena banyak bahaya yang mengancam keselamatan ditemukan. Temuan itu muncul setelah kapal negara NATO ini ditugaskan pada Mei lalu.

Kapal perang KNM Maud dibangun dengan biaya 2,2 miliar krones Norwegia (USD246 juta). Dengan memiliki logistik dan kapal pasokan, KNM Maud adalah kapal Angkatan Laut terbesar Norwegia yang pernah dibangun.

Kapal itu memiliki ruang operasi, rumah sakit dengan 44 tempat tidur dan hanggar untuk dua helikopter.

Namun, kapal perang itu tidak dapat memulai pelayaran lagi setelah perusahaan penilaian risiko global, DNV GL, menganggapnya terlalu tidak aman untuk berlayar. Larangan berlayar berlaku sampai banyak kekurangan pada kapal itu diperbaiki, yang diperkirakan akan rampung tahun depan.

Setelah memeriksa KNM Maud dan mewawancarai kru, DNV GL meluncurkan daftar "bendera merah" atau tanda bagian yang bermasalah. Di antara masalah yang terungkap adalah pintu berat yang menimbulkan bahaya bagi para kru, dan tidak adanya penerangan yang tepat di atas kapal, yang membuatnya sulit untuk berlayar di sekitar kapal lain dalam kegelapan.

Banyak peralatan medis baru dan mahal juga ditemukan rusak atau ketinggalan zaman. Secara khusus, generator oksigen di ruang operasi berpotensi menimbulkan bahaya kebakaran besar.

Perusahaan penilai itu juga tidak menemukan tanda-tanda bahwa kapal telah menjalani perawatan selama dua tahun saat merapat di galangan kapal di Korea Selatan tempat kapal itu dibangun.

Pengiriman KNM Maud ke Norwegia ditunda beberapa kali karena galangan kapal mengalami kebangkrutan, dan karena sejumlah insiden di tempat kerja selama konstruksi yang menyebabkan tiga pekerja meninggal dan beberapa lainnya terluka.

Menteri Pertahanan Frank Bakke-Jensen mengatakan kepada Aftenposten bahwa semua masalah dengan kapal akan ditangani selama uji coba.

“Ini terjadi di semua akuisisi besar. KNM Maud masih dalam garansi, dan galangan kapal fokus pada penerapan kewajiban garansi," katanya, seperti dikutip Russia Today, Rabu (25/12/2019). "Semua kekurangan di atas kapal akan ditangani sesegera mungkin."
(mas)
Berita Terkait
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Imbas Norwegia Larang...
Imbas Norwegia Larang Jual Rudal Canggih, Kapal Perang Malaysia seperti Harimau Tanpa Taring
Kapal Selam Nuklir AS...
Kapal Selam Nuklir AS Tersangkut di Jaring Kapal Nelayan Norwegia
Kapal Induk Nuklir AS...
Kapal Induk Nuklir AS Menuju Norwegia, Rusia Murka
NATO Khawatir Rusia...
NATO Khawatir Rusia Kerahkan Kapal Perang Senjata Nuklir Taktis
Hari Ini 40 Kapal Perang...
Hari Ini 40 Kapal Perang NATO Gelar Latihan di Laut Baltik Dipicu Perang Rusia-Ukraina
Berita Terkini
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
1 jam yang lalu
Iran Tegaskan Siap untuk...
Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
2 jam yang lalu
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
3 jam yang lalu
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
4 jam yang lalu
Trump Klaim Iran Minta...
Trump Klaim Iran Minta Lanjutkan Pembicaraan dan AS Setuju
5 jam yang lalu
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
13 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved