Emas dan Sistem Barter Jadi Cara Empat Negara Muslim Atasi Sanksi

Sabtu, 21 Desember 2019 - 20:01 WIB
Emas dan Sistem Barter...
Emas dan Sistem Barter Jadi Cara Empat Negara Muslim Atasi Sanksi
A A A
KUALA LUMPUR - Iran, Malaysia, Turki dan Qatar pertimbangkan perdagangan antara mereka dengan emas dan sistem barter untuk menghadapi berbagai bentuk sanksi ekonomi di masa depan terhadap mereka.

Pada ujung konferensi tingkat tinggi (KTT) Islam di Kuala Lumpur itu, Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad memuji Iran dan Qatar yang mampu menahan embargo ekonomi. Menurut Mahathir, penting bagi dunia Muslim untuk mandiri dalam menghadapi ancaman di masa depan.

"Dengan dunia menyaksikan bangsa-bangsa membuat keputusan sepihak menerapkan langkah hukuman, Malaysia dan bangsa lain harus selalu ingat bahwa itu dapat diterapkan pada siapa pun dari kita," tutur Mahathir.

Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain dan Mesir memutus hubungan diplomatik dan perdagangan dengan Qatar sekitar dua setengah tahun silam karena Doha dituduh mendukung terorisme. Qatar menyangkal tuduhan itu. Iran juga mendapat sanksi Amerika Serikat (AS) sejak tahun lalu setelah Washington keluar dari kesepakatan nuklir 2015.

"Saya sarankan bahwa kita meninjau kembali ide perdagangan menggunakan dinar emas dan perdagangan barter di antara kita. Kita secara serius melihat ke sini dan kita harap kita akan mampu menemukan mekanisme untuk menerapkannya," tutur Mahathir, dilansir Reuters.

Para pemimpin empat negara itu juga sepakat melakukan lebih banyak bisnis antara mereka dan perdagangan dengan masing-masing mata uang.

KTT di Kuala Lumpur itu disebut Saudi sebagai upaya merusak Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) yang berbasis di Saudi dan terdiri atas 57 negara mayoritas Muslim. Malaysia menyatakan semua negara anggota OKI diundang ke KTT Kuala Lumpur tapi yang hadir hanya sekitar 20 negara.

Di akhir KTT Kuala Lumpur itu tidak ada pernyataan bersama yang dirilis.
(sfn)
Berita Terkait
Erdogan Konfirmasi Telah...
Erdogan Konfirmasi Telah Kerahkan Tentara Turki ke Qatar
Ungguli Turki dan Qatar,...
Ungguli Turki dan Qatar, RI Ranking 4 Global Islamic Economy Indicator 2022
Analis: Jika Bersatu,...
Analis: Jika Bersatu, Iran, Turki, dan Qatar Bisa Lawan Blok Israel-Teluk
Qatar Membiayai 49%...
Qatar Membiayai 49% Pabrik Tank Milik Negara Turki
Dukung Gencatan Senjata,...
Dukung Gencatan Senjata, PM Pakistan Berterima Kasih pada China, Arab Saudi, Qatar, Turki, dan Mesir
Turki Sebut Khaled Mashal...
Turki Sebut Khaled Mashal Kepala Politik Sementara Hamas setelah Pembunuhan Ismail Haniyeh
Berita Terkini
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
1 jam yang lalu
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
2 jam yang lalu
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
3 jam yang lalu
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
7 jam yang lalu
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
8 jam yang lalu
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
9 jam yang lalu
Infografis
Negara Asia dan Timur...
Negara Asia dan Timur Tengah yang Pernah Gunakan Sistem Komunis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved