Jenderal Top Pentagon: AS Siap untuk Apa Pun yang Dilakukan Korut

Sabtu, 21 Desember 2019 - 02:52 WIB
Jenderal Top Pentagon:...
Jenderal Top Pentagon: AS Siap untuk Apa Pun yang Dilakukan Korut
A A A
WASHINGTON - Jenderal tertinggi Pentagon menyatakan militer Amerika Serikat (AS) siap untuk apa pun yang akan dilakukan Korea Utara (Korut). Pernyataan itu sebagai respons atas ancaman Pyongyang yang akan memberikan "hadiah Natal" jika Washington tidak bertindak untuk meredakan ketegangan.

"Korea adalah salah satu tempat di dunia di mana kita selalu mempertahankan tingkat kesiapan yang tinggi," kata Jenderal Mark Milley, Ketua Kepala Staf Gabungan Amerika, pada hari Jumat.

Menurutnya, aliansi AS dengan Jepang dan Korea Selatan sangat kuat. "Saya pikir itu siap untuk membela kepentingan Amerika Serikat, Jepang dan Korea Selatan pada saat itu juga," katanya kepada wartawan, seperti dikutip AFP, Sabtu (21/12/2019).

Milley menolak mengatakan apakah pasukan AS dan sekutu di kawasan itu telah meningkatkan kesiapan menghadapi kemungkinan bahwa Korea Utara akan menguji coba rudal berkemampuan nuklir terbaru dalam waktu dekat.

"Korea Utara telah mengindikasikan berbagai hal. Dan saya pikir Anda mengetahui semua itu. Jadi kami siap untuk apa pun," katanya.

Berbicara di sebelah Milley, Menteri Pertahanan AS Mark Esper mengatakan AS siap "untuk bertarung malam ini" jika perlu. Namun, dia menekankan perlunya diplomasi dengan Korea Utara.

"Saya tetap berharap bahwa kita bisa memulai proses lagi dan tetap berada di jalur diplomatik," kata Esper.

Pyongyang telah menunjukkan frustrasi pada kurangnya bantuan keringanan sanksi setelah tiga pertemuan puncak antara pemimpin Korut Kim Jong-un dengan Presiden AS Donald Trump.

Awal bulan ini rezim Kim Jong-un menjanjikan "hadiah Natal" jika AS tidak membuat konsesi pada akhir tahun ini setelah Korut melakukan moratorium uji coba rudal jarak jauh.

Negosiator AS untuk denuklirisasi Korut, Stephen Biegun, mengunjungi Seoul, Tokyo dan Beijing minggu ini untuk berdiskusi tentang situasi keamanan regional.

Di Seoul, dia menyebut komentar Pyongyang sangat bermusuhan, negatif dan sangat tidak perlu. Dia menantang Korea Utara untuk memulai kembali diskusi.

"Sudah waktunya bagi kita untuk melakukan pekerjaan kita. Mari kita selesaikan ini. Kami di sini dan Anda tahu bagaimana menghubungi kami," katanya.

"Uji coba rudal yang provokatif, akan sangat tidak membantu dalam mencapai perdamaian abadi di semenanjung Korea," imbuh dia.
(mas)
Berita Terkait
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Donald Trump Angkat...
Donald Trump Angkat Bicara Soal Kondisi Kim Jong-un
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan Militer Percepat Persiapan Perang
Dipantau Kim Jong-un,...
Dipantau Kim Jong-un, Korea Utara Simulasikan Serangan Balik Nuklir
Kim Jong-un Hentikan...
Kim Jong-un Hentikan Rencana Aksi Militer Terhadap Korea Selatan
Kim Jong Un Cek Pabrik...
Kim Jong Un Cek Pabrik Militer Korut, Ada Rudal Taktis
Berita Terkini
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
57 menit yang lalu
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
2 jam yang lalu
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
2 jam yang lalu
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
4 jam yang lalu
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
5 jam yang lalu
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
6 jam yang lalu
Infografis
800 Ribu Warga Korut...
800 Ribu Warga Korut Gabung Militer, Siap Perang dengan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved