AS Mengaku Khawatir Dengan Perkembangan Militer Rusia-China

Minggu, 15 Desember 2019 - 10:56 WIB
AS Mengaku Khawatir...
AS Mengaku Khawatir Dengan Perkembangan Militer Rusia-China
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) memandang Rusia dan China sebagai saingan utamanya. Washington kemudian mengaku prihatin dengan perkembangan kemampuan militer mereka yang semakin besar, terutama di domain luar angkasa dan dunia maya.

"Kami telah memasuki era baru kompetisi negara adidaya," kata Menteri Luar Negeri AS, Mike Esper saat berbicara di Dewan Hubungan Luar Negeri di washington, seperti dilansir Tass pada Minggu (15/12/2019).

"China, pertama, dan Rusia, kedua, sekarang menjadi prioritas utama kami. Kedua negara dengan cepat memodernisasi angkatan bersenjata mereka dan memperluas kemampuan mereka ke ruang angkasa dan domain cyber," sambungnya.

Dia kemudian mengatakan China terus memperluas hubungan ekonominya di seluruh Asia. Sementara itu, papar Esper, Rusia terus berusaha untuk merusak persatuan NATO.

"Strategi pertahanan nasional kami mengatakan persaingan kekuatan yang hebat, fokus pada China dan Rusia," ucapnya dalam acara tersebut.

"kami juga harus khawatir tentang ancaman negara-negara nakal, Iran dan Korea Utara, tetapi juga mengatakan kami harus mempertahankan kemampuan sehubungan dengan perang reguler, karena ancaman itu dari organisasi ekstrimis yang kejam akan bersama kita untuk waktu yang lama, itu generasional," ungkapnya.

Dewan Hubungan Luar Negeri sendiri adalah salah satu organisasi non-pemerintah tertua di ASt, didirikan pada tahun 1921. Dewan ini menyatukan sekitar 4.900 mantan pejabat tinggi pemerintah, pejabat intelijen, ilmuwan, pejabat sektor perbankan dan keuangan.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
45 menit yang lalu
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
1 jam yang lalu
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
2 jam yang lalu
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
3 jam yang lalu
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
4 jam yang lalu
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
6 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved