AS Peringatkan Korut untuk Tidak Kembali Lakukan Uji Coba Rudal
Kamis, 12 Desember 2019 - 20:56 WIB
AS Peringatkan Korut untuk Tidak Kembali Lakukan Uji Coba Rudal
A
A
A
NEW YORK - Amerika Serikat (AS) memperingatkan Korea Utara (Korut) untuk tidak kembali melakukan uji coba rudal. Korut telah mengatakan bahwa mereka mungkin akan memberikan "kado" spesiasl bagi AS pada malam pergantian tahun, yang diprediksi banyak pihak sebagai uji coba rudal terbaru.
Pada sesi Dewan Keamanan (DK) PBB tentang Korut, Duta Besar AS untuk PBB Kelly Craft, menyuarakan keprihatinan bahwa Pyongyang mengindikasikan akan menguji rudal balistik antarbenua yang dirancang untuk menyerang AS dengan senjata nuklir.
"Uji coba rudal dan nuklir tidak akan memberikan keamanan yang lebih besar bagi Korut," kata Craft dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Channel News Asia pada Kamis (12/12/2019).
"Kami percaya bahwa Korut akan berpaling dari sikap yang bermusuhan dan ancaman lebih lanjut, dan bukannya membuat keputusan berani untuk terlibat pembicaraan dengan kami," sambung diplomat AS tersebut.
Mengingatkan pada sanksi lebih lanjut, Craft mengatakan bahwa DK PBB harus bersiap memberikan respon yang memadai jika Korut benar-benar melakukan uji coba rudal pada malam pergantian tahun. Dia juga menyebut uji coba jangka pendek yang dilakukan Korut sangat kontraproduktif dan hal tersebut melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB.
Pada sesi Dewan Keamanan (DK) PBB tentang Korut, Duta Besar AS untuk PBB Kelly Craft, menyuarakan keprihatinan bahwa Pyongyang mengindikasikan akan menguji rudal balistik antarbenua yang dirancang untuk menyerang AS dengan senjata nuklir.
"Uji coba rudal dan nuklir tidak akan memberikan keamanan yang lebih besar bagi Korut," kata Craft dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Channel News Asia pada Kamis (12/12/2019).
"Kami percaya bahwa Korut akan berpaling dari sikap yang bermusuhan dan ancaman lebih lanjut, dan bukannya membuat keputusan berani untuk terlibat pembicaraan dengan kami," sambung diplomat AS tersebut.
Mengingatkan pada sanksi lebih lanjut, Craft mengatakan bahwa DK PBB harus bersiap memberikan respon yang memadai jika Korut benar-benar melakukan uji coba rudal pada malam pergantian tahun. Dia juga menyebut uji coba jangka pendek yang dilakukan Korut sangat kontraproduktif dan hal tersebut melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB.
(esn)