UPDATE-Baku Tembak di Jersey City AS, 6 Tewas Termasuk Polisi

Rabu, 11 Desember 2019 - 06:17 WIB
UPDATE-Baku Tembak di...
UPDATE-Baku Tembak di Jersey City AS, 6 Tewas Termasuk Polisi
A A A
JERSEY CITY - Para pejabat berwenang Amerika Serikat (AS) mengonfirmasi bahwa enam orang tewas, termasuk seorang petugas polisi, dalam baku tembak di Jersey City, New Jersey, Selasa sore waktu setempat. Tembak-tembakan dramatis antara pasukan polisi dan beberapa pria bersenjata ini terjadi di lingkungan perumahan.

Dari enam orang yang tewas, dua di antaranya adalah tersangka penembakan. Baku tembak terjadi di dua lokasi, yakni di sebuah pemakaman dan sebuah toko makanan.

Wali Kota Jersey City Steven Fulop mengatakan satu petugas polisi tewas karena luka-luka yang diderita dan beberapa orang ditemukan tewas di tempat kejadian. Beberapa agen keamanan merespons penembakan yang berada di seberang Hudson River dari Manhattan.

Para petugas dari polisi, tim SWAT dan ATF (Biro Alkohol Tembakau, senjata Api dan Bahan Peledak) berada di lokasi. Para pejabat mengatakan tidak ada indikasi terorisme dalam penembakan ini. (Baca: Tembak-tembakan Dramatis Guncang Jersey City AS, Beberapa Orang Tewas )

"Petugas telah diserang dan kami memiliki beberapa orang yang terluka. Hati kami berat dan kekerasan belum berakhir. Kami membutuhkan doa," kata Asosiasi Kebajikan Polisi Negara Bagian New Jersey di Twitter.

Jalur keluar Turnpike New Jersey di Interchange 14B ditutup karena insiden baku tembak. Semua sekolah di kota setempat berstatus "dikunci" selama beberapa jam.

Status penguncian sekolah South Jersey City dicabut pada pukul 16.15 sore waktu setempat. Tak ada pelajar yang jadi korban.

Fulop mengatakan pada konferensi pers bahwa ada banyak orang yang telah tewas di dalam sebuah gedung. Dia tidak mengatakan apakah para tersangka termasuk di antara mereka yang tewas.

Dia juga mengonfirmasi laporan bahwa seorang petugas polisi ditembak mati dalam baku tembak, dan mengatakan seorang petugas polisi lainnya ditembak di bahu dan sedang dirawat karena cedera. Dua petugas polisi yang lain juga dirawat karena cedera akibat terkena pecahan peluru.

"Pikiran dan doa kami bersama para pria dan wanita dari Departemen Kepolisian Jersey City, terutama dengan para petugas yang tertembak selama perselisihan ini, dan dengan penduduk serta anak-anak sekolah yang saat ini sedang terkunci," kata Gubernur New Jersey Phil Murphy dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Reuters, Rabu (11/12/2019).

"Saya memiliki kepercayaan pada para profesional penegak hukum kami untuk memastikan keamanan masyarakat dan menyelesaikan situasi ini," ujarnya.

New Jersey (NJ) Transit telah menangguhkan layanan Light Rail (Kereta Api) Hudson-Bergen dan layanan bus di West Side Branch.
(mas)
Berita Terkait
DPR Amerika Serikat...
DPR Amerika Serikat Kembali Makzulkan Presiden Donald Trump
BREAKING NEWS: Donald...
BREAKING NEWS: Donald Trump Selamat dari Penembakan di Dekatnya
Pemungutan Suara Pemilihan...
Pemungutan Suara Pemilihan Presiden Amerika Serikat di California
FBI Curiga Donald Trump...
FBI Curiga Donald Trump Dibiarkan di Atas Panggung saat Tertembak
Warga Naturalisasi Tentukan...
Warga Naturalisasi Tentukan Hasil Pemilu Amerika Serikat
FBI Pimpin Investigasi...
FBI Pimpin Investigasi Penembakan Donald Trump, Motif Belum Diungkap
Berita Terkini
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
30 menit yang lalu
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
1 jam yang lalu
Pecahkan Rekor! 10 Juta...
Pecahkan Rekor! 10 Juta Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei
2 jam yang lalu
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
3 jam yang lalu
Iran Akui Melakukan...
Iran Akui Melakukan Kesalahan Menembaki Kapal Tanker di Selat Hormuz
4 jam yang lalu
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
4 jam yang lalu
Infografis
4 Tentara AS Tewas saat...
4 Tentara AS Tewas saat Latihan Tempur di Dekat Sekutu Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved