Iran: Surat UE Soal Rudal Teheran Tunjukan Betapa Lemahnya Mereka
Kamis, 05 Desember 2019 - 22:21 WIB
Iran: Surat UE Soal Rudal Teheran Tunjukan Betapa Lemahnya Mereka
A
A
A
TEHERAN - Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif angkat bicara mengenai surat tiga negara Uni Eropa (UE) kepada Dewan Keamanan (DK) PBB mengenai rudal Iran. Ketiga negara tersebut adalah Prancis, Jerman, dan Inggris.
Melalui akun Twitternya, Zarif menyebut surat tersebut menunjukkan ketidakmampuan mereka yang menyedihkan dalam memenuhi komitmen mereka terhadap kesepakatan nuklir tahun 2015.
"Surat tiga negara UE terbaru kepada DK PBB tentang rudal adalah kepalsuan yang sangat buruk untuk menutupi ketidakmampuan mereka yang menyedihkan dalam memenuhi kewajiban minimum JCPOA," ucapnya, menggunakan nama resmi kesepakatan nuklir Iran, seperti dilansir Reuters pada Kamis (5/12/2019).
Sebelumnya diwartakan, Prancis, Jerman dan Inggris mengatakan Iran telah mengembangkan rudal balistik berkemampuan nuklir. Ini, menurut ketiga negara tersebut bertentangan dengan seruan DK PBB agar Teheran untuk tidak melakukan kegiatan apa pun yang terkait dengan rudal jenis tersebut.
Ketiga negara tersebut dalam suratnya mendesak Sekretaris Jenderal, PBB Antonio Guterres untuk menginformasikan hal itu kepada dewan dalam laporan berikutnya. Menurut mereka, kegiatan rudal balistik Iran tidak konsisten dengan seruan dalam resolusi dewan yang menyetujui perjanjian nuklir 2015 dengan Iran.
Melalui akun Twitternya, Zarif menyebut surat tersebut menunjukkan ketidakmampuan mereka yang menyedihkan dalam memenuhi komitmen mereka terhadap kesepakatan nuklir tahun 2015.
"Surat tiga negara UE terbaru kepada DK PBB tentang rudal adalah kepalsuan yang sangat buruk untuk menutupi ketidakmampuan mereka yang menyedihkan dalam memenuhi kewajiban minimum JCPOA," ucapnya, menggunakan nama resmi kesepakatan nuklir Iran, seperti dilansir Reuters pada Kamis (5/12/2019).
Sebelumnya diwartakan, Prancis, Jerman dan Inggris mengatakan Iran telah mengembangkan rudal balistik berkemampuan nuklir. Ini, menurut ketiga negara tersebut bertentangan dengan seruan DK PBB agar Teheran untuk tidak melakukan kegiatan apa pun yang terkait dengan rudal jenis tersebut.
Ketiga negara tersebut dalam suratnya mendesak Sekretaris Jenderal, PBB Antonio Guterres untuk menginformasikan hal itu kepada dewan dalam laporan berikutnya. Menurut mereka, kegiatan rudal balistik Iran tidak konsisten dengan seruan dalam resolusi dewan yang menyetujui perjanjian nuklir 2015 dengan Iran.
(esn)