Trump Bertikai dengan Macron Terkait Masa Depan NATO

Rabu, 04 Desember 2019 - 09:59 WIB
Trump Bertikai dengan...
Trump Bertikai dengan Macron Terkait Masa Depan NATO
A A A
LONDON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Prancis Emmanuel Macron bertikai tentang masa depan NATO menjelang konferensi tingkat tinggi (KTT) untuk merayakan 70 tahun aliansi militer Barat tersebut.

Dalam perang mulut, Trump mendesak Eropa membayar lebih banyak untuk pertahanan kolektifnya dan meminta konsesi untuk kepentingan AS dalam perdagangan.Macron terus mempertahankan komentarnya bahwa NATO kekurangan tujuan strategis yang mirip dengan mati otak. Macron juga mengkritik Turki yang dituduh bekerja sama dengan beberapa proksi Negara Islam.
AS dan Prancis sejak lama bertikai tentang tujuan NATO seperti saat Paris menentang perang Irak 2003. Namun berbagai ketegangan baru menambah keraguan tentang masa depan NATO, apalagi komitmen AS untuk membela Eropa mulai dipertanyakan negara-negara aliansi.

Trump menyebut kritik Macron pada NATO "sangat, sangat menjijikkan". Dia juga mempertanyakan apakah militer AS harus membela negara manapun yang "nakal" pada target aliansi untuk belanja militer nasional.

"Tidak tepat untuk mengambil keuntungan pada NATO dan kemudian mengambil keuntungan pada perdagangan, dan itu apa yang terjadi. Kami tak bisa membiarkan itu terjadi," tegas Trump terkait perselisihan dalam isu sektor dirgantara hingga pajak layanan digital Eropa pada raksasa-raksasa teknologi AS.

29 negara anggota NATO memiliki target belanja 2% dari produk domestik bruto (PDB) untuk pertahanan dan Trump menyebut Jerman gagal memenuhi target itu.

Namun Macron tetap bertahan pada kritiknya untuk NATO dan menganggap masalah nyata adalah gagal membuat tujuan nyata sejak akhir Perang Dingin.

"Jika kita investasi uang dan menempatkan nyawa tentara kita dalam risiko di teater operasi, kita harus jelas tentang pondasi NATO," tweet Macron.

Adapun sumber pejabat kepresidenan Prancis menyatakan, "Macron dan Trump bertukar lelucon dan sangat rileks saat konferensi pers bersama di London."
(sfn)
Berita Terkait
Amerika Serikat Dibantai...
Amerika Serikat Dibantai Prancis, Fans: Tim Basket Terburuk!
Tolak Prancis, Thierry...
Tolak Prancis, Thierry Henry Lebih Tertarik Latih Amerika Serikat
Harapan Fabio Quartararo...
Harapan Fabio Quartararo usai Naik Podium di MotoGP Amerika Serikat 2023
5 Negara NATO dengan...
5 Negara NATO dengan Militer Terkuat Jika Amerika Serikat Keluar, Siapa Saja?
Hasil Piala Dunia U-17:...
Hasil Piala Dunia U-17: Prancis Hancurkan Amerika Serikat 3-0
Prancis Tantang Tim...
Prancis Tantang Tim Basket Amerika Serikat di Final Olimpiade Tokyo 2020
Berita Terkini
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
3 jam yang lalu
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
4 jam yang lalu
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
5 jam yang lalu
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
6 jam yang lalu
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
6 jam yang lalu
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
7 jam yang lalu
Infografis
NATO Eropa Takut Trump...
NATO Eropa Takut Trump akan Hentikan Dukungan Senjata AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved