Cavusoglu: Turki Tak Beli Sistem Rudal S-400 untuk Disimpan di Kotak

Kamis, 28 November 2019 - 09:32 WIB
Cavusoglu: Turki Tak...
Cavusoglu: Turki Tak Beli Sistem Rudal S-400 untuk Disimpan di Kotak
A A A
ANKARA - Turki menegaskan sistem pertahanan rudal S-400 yang dibeli dari Rusia akan dioperasikan sesuai jadwal. Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu mengatakan Ankara sedang melakukan pembicaraan dengan Amerika Serikat (AS) yang keberatan dengan operasional senjata pertahanan itu, namun Ankara tidak akan tunduk.

"Anda tidak membeli produk untuk disimpan dalam kotak. Kami membutuhkannya," kata Çavusoglu dalam konferensi bersama dengan rekannya dari Somalia, Ahmed Issa Awad, di Ankara, Rabu petang.

"Baterai S-400 saja tidak cukup, Turki membutuhkan sistem pertahanan udara baru dan tambahan," katanya lagi, seperti dikutip dari Daily Sabah, Kamis (28/11/2019).

Diplomat top Turki itu mencatat bahwa Ankara perlu membeli sistem pertahanan rudal karena negaranya tidak memproduksi sendiri, dan dengan demikian terpaksa membelinya dari Rusia karena AS menolak menjual sistem pertahanan rudal Patriot-nya. (Baca: Turki Jadikan Jet F-16 AS 'Kelinci Percobaan' Radar S-400 Rusia, Ini Videonya )

Merasa bahwa upaya yang berlarut-larut untuk membeli sistem Patriot dari AS suram, Turki menandatangani kesepakatan senilai USD2,5 miliar dengan Rusia pada 2017 untuk memperoleh perisai anti-rudal S-400. Rusia mengirimkan dua baterai sistem S-400 ke Turki antara Juli dan September tahun ini.

Sumber keamanan sebelumnya menyatakan bahwa sistem senjata pertahanan canggih buatan Rusia akan dikerahkan di Ankara dan akan beroperasi penuh pada April 2020.

Pembelian tersebut telah menjadi titik tegang antara Turki dan AS untuk beberapa waktu, karena Washington berpendapat bahwa sistem S-400 tidak kompatibel dengan sistem senjata NATO dan akan membocorkan kelemahan jet tempur siluman F-35 kepada Moskow.

Turki, bagaimanapun, menekankan bahwa S-400 tidak akan diintegrasikan ke dalam sistem persenjataan NATO dan tidak akan menimbulkan ancaman bagi aliansi. Ankara tetap menolak seruan Washington untuk mundur dari kesepakatan yang telah dibuat dengan Moskow. Turki bahkan mengusulkan pembentukan komisi untuk mengklarifikasi masalah teknis senjata itu seperti yang dikeluhkan Washington, tetapi AS gagal merespons.

"Kami mengusulkan AS membentuk kelompok kerja yang dipimpin oleh NATO, tetapi AS menolak tawaran kami," kata Cavusoglu.

Dia lebih jauh mengulangi pernyataan Presiden Recep Tayyip Erdogan sebelumnya bahwa Turki dapat membeli rudal Patriot jika AS menjaminnya.

Pernyataan Cavusoglu muncul setelah media Turki pada hari Senin melaporkan bahwa pesawat tempur F-16 buataan Amerika diterbangkan di atas ibu kota negara itu untuk menguji radar sistem S-400. Namun, para pejabat belum mengonfirmasi bahwa tes semacam itu benar-benar dilakukan.

Seorang pejabat pertahanan Turki yang tidak disebutkan namanya mengonfirmasi tes tersebut ketika berbicara dengan Bloomberg. (Baca juga: Turki Tes S-400 Rusia dengan F-16 AS, Pompeo: Ini Mengkhawatirkan )

"Ini mengkhawatirkan," kata Menteri Luar Negeri AS Michael Pompeo pada hari Selasa ketika ditanya tentang laporan atas tes radar sistem pertahanan S-400 terhadap jet tempur F-16. Pompeo menambahkan bahwa pembicaraan antara Washington dan Ankara untuk menyelesaikan masalah masih berlangsung.

Pompeo mengatakan Amerika Serikat telah menjelaskan kepada Turki bahwa Washington ingin melihat Ankara menjauh dari operasinal penuh sistem pertahanan udara S-400.
(mas)
Berita Terkait
Erdogan Disebut Minta...
Erdogan Disebut Minta Putin Ambil Kembali Sistem Rudal S-400 Rusia demi Jet Tempur Siluman F-35
Erdogan Yakin Turki...
Erdogan Yakin Turki Akan Miliki Jet Tempur Siluman F-35 AS Meski Operasikan S-400 Rusia
Diancam AS, Turki Batal...
Diancam AS, Turki Batal Aktifkan Sistem Rudal S-400 Rusia
Erdogan Ingin Beli Jet...
Erdogan Ingin Beli Jet Tempur Siluman F-35 AS, Trump Minta Turki Stop Beli Minyak Rusia
AS Tetap Tolak Turki...
AS Tetap Tolak Turki Gabung Program Jet Tempur Siluman F-35 karena S-400 Rusia
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Berita Terkini
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
31 menit yang lalu
8 Fakta Menarik tentang...
8 Fakta Menarik tentang Norwegia, Negara Paling Bahagia dan Matahari Tak Terbenam di Musim Panas
1 jam yang lalu
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
5 jam yang lalu
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
6 jam yang lalu
Pecahkan Rekor! 10 Juta...
Pecahkan Rekor! 10 Juta Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei
7 jam yang lalu
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
8 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved