Hadapi Banyak Kritikan, Abe Jadi PM Jepang Terlama

Kamis, 21 November 2019 - 08:20 WIB
Hadapi Banyak Kritikan,...
Hadapi Banyak Kritikan, Abe Jadi PM Jepang Terlama
A A A
TOKYO - Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe menjadi pemimpin Jepang paling lama berkuasa di tengah kekhawatiran ekonomi dan tuduhan pelanggaran undang-undang pemilu. Abe juga kini sedang mempersiapkan legasi pemerintahannya menjelang pemilu tahun depan.

Abe, 65, memiliki kelebihan dalam hal diplomasi karena memiliki kedekatan dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump serta tidak terlalu bersitegang dengan Rusia dan Korea Selatan (Korsel). “Tidak ada pemimpin dunia yang mampu memiliki kedekatan dengan Trump selain Shinzo Abe,”kata Akihisa Nagashima, anggota Partai Liberal Demokrat (LDP) yang dipimpin Abe, dilansir Reuters.

Abe yang pernah menjalani masa pemerintahan selama setahun hingga mundur pada 2007 kembali ke gelangang politik pada Desember 2012. Dia menjanjikan pemerintahan dengan sektor militer dan ekonomi yang kuat dengan menjanjikan revisi konstitusi Jepang yang cenderung berpihak kepada perdamaian pada Desember 2012.

Digabungkan sebelum dan periode kekuasaan sekarang, masa pemerintahan Abe per kemarin mencapai 2.887 hari atau sekitar delapan tahun. Dia mampu mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang Taro Katsura sekitar seabad lalu. Dia memimpin pemerintahan koalisi dalam enam kali kemenangan pemilu nasional.

“Alasan kenapa Abe mampu bertahan cukup lama adalah karena dia lebih baik dibandingkan pemerintahan DPJ (Demokrat),” ujar Seiko Noda, anggota parlemen dari LDP.

Padahal, Abe juga memiliki banyak polemik. Dua menterinya mengundurkan diri karena tersangkut pelanggaran undang-undang pemilu. Abe kini diserang mengundang para pendukungnya pada pesta bunga sakura yang dibiayai Negara. Abe membantah tudingan tersebut.

Popularitas Abe juga tidak terlalu sukses hanya 44%. Jajak pendapat yang dilaksanakan Asahi menunjukkan 68% responden tidak menyukai penjelasannya mengenai bantahan skandal pelanggaran pemilu.

Bagaimana pembelaan Abe? “Pemerintah seharus memenuhi akuntabilitas jika diminta parlemen,” kata Abe. Dia menekankan, partisipan membayar untuk segalanya, termasuk biaya tur dan tiket pesawat. “Semua biaya perjalanan dan akomodasi, termasuk pesta makan malam, dibebankan kepada tamu,” katanya.

Sebelum pemerintahannya akan berakhir pada September 2021, Abe dipekirakan akan membangun legasi yang hendak ditorehkannya. Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga, pemerintahan Abe tetap focus pada revitalisasi ekonomi dan restrukturisasi kebijakan pertahanan dan luar negeri.

“Kita akan menangani segala isu. Tujuh tahun telah berjalan dengan cepat. Ini perasaan jujur saya,” kata Suga dilansir Japan Times.

Menteri Pertahanan Taro Kono mengatakan, pemerintahan stabil adalah jaminan Abe dengan mengutamakan diplomasi dan keamanan. Dia juga menekankan kedekatan Abe dengan Trump. “Abe merupakan figur penting dalam konferensi internasional,” kata Kono yang juga menjabat sebagai menteri luar negeri.

Abe yang dianggap sebagai politikus konservatif memang berusaha meningkatkan profil Jepang di luar negeri. Namun, banyak pakar menilai Abe terlalu menampilkan sisi pragmatism selama krisis pemerintahannya. (Andika H Mustaqim)
(nfl)
Berita Terkait
Banyak Warga Tertimbun...
Banyak Warga Tertimbun Reruntuhan, Korban Tewas Akibat Gempa Jepang Terus Bertambah
Rekomendasi Tempat Wisata...
Rekomendasi Tempat Wisata di Jepang bagi Wisatawan Indonesia
Dahsyatnya Gempa Merobek...
Dahsyatnya Gempa 'Merobek' Jalanan di Anamizu Jepang
6 Fakta Unik Onigiri,...
6 Fakta Unik Onigiri, dari Makanan Jiwa hingga Simbol Terima Kasih
Pekerja Asing Jadi Ancaman,...
Pekerja Asing Jadi Ancaman, 3 Alasan Jepang Bentuk Satuan Tugas untuk Utamakan Warga Lokal
8 Kesalahpahaman tentang...
8 Kesalahpahaman tentang Jepang, dari Teknologi hingga Sushi
Berita Terkini
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
1 jam yang lalu
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
2 jam yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
3 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
4 jam yang lalu
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
4 jam yang lalu
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
5 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved