Jerman Peringatkan Prancis Tak Rusak NATO

Senin, 11 November 2019 - 00:53 WIB
Jerman Peringatkan Prancis...
Jerman Peringatkan Prancis Tak Rusak NATO
A A A
BERLIN - Menteri Luar Negeri Jerman, Heiko Maas memperingatkan Prancis agar tidak merusak NATO. Ini adalah tanggapan paling keras Jerman atas pernyataan Presiden Prancis, Emanuel Macron terkait NATO.

Macron dalam sebuah wawancara dengan The Economist menuturkan, NATO mengalami "kematian otak". Dia merujuk kurangnya koordinasi dan ketidakpastian Amerika Serikat (AS) di bawah Presiden Donald Trump.

Dia juga menyatakan keraguan tentang pepatah keamanan aliansi yang dipimpin AS bahwa serangan terhadap satu sekutu akan diperlakukan sebagai serangan terhadap semua.

"Ini akan menjadi kesalahan jika kita merusak NATO. Tanpa Amerika Serikat, Jerman maupun Eropa tidak akan dapat secara efektif melindungi diri mereka sendiri," kata Maas dalam sebuah tulisan di majalah Der Spiegel, seperti dilansir Reuters pada Senin (11/11/2019).

Maas mendukung seruan Macron untuk memperkuat kemampuan pertahanan Eropa. "Itu sebabnya bersama dengan Prancis, kami bekerja keras untuk membangun Eropa yang bekerja lebih dekat bersama dalam kebijakan keamanan," tulis Maas.

Namun dia memperingatkan agar Uni Eropa (UE) dan NATO tidak saling berhadapan. "Ya, kami menginginkan Eropa yang kuat dan berdaulat, tetapi kami membutuhkannya sebagai bagian dari NATO yang kuat dan bukan sebagai penggantinya," paparnya.

Maas menyerukan pembentukan Dewan Keamanan Eropa di mana Inggris juga harus menjadi anggota, terlepas dari rencana London untuk keluar dari UE.

Dia menamnbahkan, bahwa dirinya sedang bekerja erat dengan Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Yves Le Drian mengenai pembentukan Dewan Keamanan Eropa dan menyebut Jerman bertujuan untuk menyajikan kerangka kerja Dewan Keamanan Eropa selama masa kepresidenan UE pada paruh kedua tahun 2020.
(esn)
Berita Terkait
Bayern München Ikat...
Bayern München Ikat Leon Goretzka Hingga 2026
Produksi Makanan Crispy...
Produksi Makanan Crispy dari Ulat Jerman
Banjir Rendam Kota Koblenz,...
Banjir Rendam Kota Koblenz, Jerman
Hasil EURO 2024: Langsung...
Hasil EURO 2024: Langsung Tancap Gas, Jerman Bantai Skotlandia 5-1
Pangeran Jerman Dituntut...
Pangeran Jerman Dituntut Ayahnya karena Jual Kastil Keluarga Hanya Rp17.000
Balas Tindakan Berlin,...
Balas Tindakan Berlin, Teheran Usir Dua Diplomat Jerman
Berita Terkini
Tuntut Kemerdekaan dari...
Tuntut Kemerdekaan dari China, Pria Tibet Tewas Bakar Diri di Luar Markas PBB
26 menit yang lalu
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
2 jam yang lalu
Jadi Anak Presiden dan...
Jadi Anak Presiden dan Jabat Panglima Militer, Jenderal Ini Seenaknya Menutup Media
2 jam yang lalu
5 Pemimpin Muslim yang...
5 Pemimpin Muslim yang Jenazahnya Diawetkan sebelum Dimakamkan, Ali Khamenei Paling Lama
2 jam yang lalu
Ketika Uang Negara Rp35.914...
Ketika Uang Negara Rp35.914 Triliun Lenyap Dikorupsi sejak 2003
3 jam yang lalu
Mojtaba Disebut Tak...
Mojtaba Disebut Tak Akan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Ini Alasannya
3 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved