Turki: Aksi AS Klaim Ladang Minyak Suriah Salah Besar

Minggu, 10 November 2019 - 05:20 WIB
Turki: Aksi AS Klaim...
Turki: Aksi AS Klaim Ladang Minyak Suriah Salah Besar
A A A
ANKARA - Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu menyebut, klaim Amerika Serikat (AS) atas ladang minyak di Suriah adalah sesuatu hal yang salah. Dia mengatakan, klaim ini benar-benar tidak sah dan tidak memiliki dasar dalam hukum internasional.

"Mereka (AS) mengakui dan secara terbuka menyatakan bahwa mereka hadir di sana (di Suriah) karena ladang minyak," kata Cavusoglu dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Sputnik pada Minggu (10/11/2019).

"Tidak ada yang memiliki hak atas sumber daya Suriah. Mereka datang ke sini, menempuh jarak ribuan kilometer, dan mengatakan bahwa mereka akan mengevaluasi ladang minyak negara tersebut. Ini bertentangan dengan norma-norma hukum internasional," sambungnya.

Sebelumnya, Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Vershinin mengatakan, Moskow tidak akan bekerja sama dengan Washington dalam mengendalikan dan mengeksploitasi ladang minyak di Suriah. Vershinin mengatakan, alasannya adalah ladang minyak itu milik pemerintah dan masyarakat Suriah.

"Kami tidak akan bekerja sama dengan AS terkait minyak Suriah. Ini menyangkut minyak Suriah, yang merupakan warisan masyarakat Suriah. Kami yakin bahwa itu adalah hak dari masyrakat Suriah untuk mengelola sumber daya alam mereka, termasuk minyak," ucapnya.

Vershinin kemudian mengatakan bahwa tindakan AS untuk meningkatkan kehadiran ilegal di Suriah melanggar hukum internasional. "Setiap tindakan apa pun, kita tidak membicarakan sesuatu yang khusus sekarang, yang dilakukan AS untuk menjaga diri mereka sendiri secara militer di Suriah tidak dapat diterima dan ilegal dari sudut pandang kami dan di bawah hukum internasional," tukasnya.
(esn)
Berita Terkait
Timnas Indonesia Dibungkam...
Timnas Indonesia Dibungkam Inggris 0-3 di Piala Dunia Amputasi
Banyak Bangunan Ambruk...
Banyak Bangunan Ambruk Saat Gempa, Turki Tahan 180 Orang
Hikmah di Balik Bencana,...
Hikmah di Balik Bencana, Perbatasan Armenia-Turki Dibuka untuk Pertama Kalinya
Jaga Amanah 106 Tahun,...
Jaga Amanah 106 Tahun, Keluarga Palestina Serahkan Uang Tentara Turki Utsmani
Harapan di Tengah Reruntuhan...
Harapan di Tengah Reruntuhan Gempa Dahsyat Turki-Suriah
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan...
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan ke Turki
Berita Terkini
Ini Rudal Kheibar Shekan...
Ini Rudal Kheibar Shekan Iran yang Obrak-abrik Pangkalan AS: Misil Murah tapi Lebih Akurat
41 menit yang lalu
Anak 6 Tahun Meninggal...
Anak 6 Tahun Meninggal dalam Uji Coba Rekayasa Gen di China: Bayar Rp14 Miliar, Diinfus Triliunan Virus
1 jam yang lalu
Jenderal Iran: Negara-negara...
Jenderal Iran: Negara-negara di Seluruh Dunia yang Bantu AS Akan Jadi Target Sah
2 jam yang lalu
Negara NATO Tembak Jatuh...
Negara NATO Tembak Jatuh Drone dengan Jet Tempur F-16, Protes Keras Rusia
2 jam yang lalu
Pengemudi Mobil yang...
Pengemudi Mobil yang Tabraki Pawai LGBTQ Berlin Ditembak Mati, Namanya Abdul Ballout
3 jam yang lalu
AS Pertimbangkan Operasi...
AS Pertimbangkan Operasi Paling Canggih untuk Curi Stok Uranium Iran, Libatkan Ribuan Tentara
4 jam yang lalu
Infografis
Demo Besar Guncang AS...
Demo Besar Guncang AS di 1.200 Lokasi dan 50 Negara Bagian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved