Rusia: Kami Tidak Akan Bantu AS Rampok Minyak Suriah

Kamis, 07 November 2019 - 15:53 WIB
Rusia: Kami Tidak Akan...
Rusia: Kami Tidak Akan Bantu AS Rampok Minyak Suriah
A A A
MOSKOW - Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Vershinin mengatakan, Moskow tidak akan bekerja sama dengan Washington dalam mengendalikan dan mengeksploitasi ladang minyak di Suriah. Vershinin mengatakan, alasannya adalah ladang minyak itu milik pemerintah dan masyarakat Suriah.

"Kami tidak akan bekerja sama dengan AS terkait minyak Suriah. Ini menyangkut minyak Suriah, yang merupakan warisan masyarakat Suriah," ucap Vershinin dalam sebuah pernyataan.

"Kami yakin bahwa itu adalah hak dari masyrakat Suriah untuk mengelola sumber daya alam mereka, termasuk minyak," sambung Vershinin, seperti dilansir PressTV pada Kamis (7/11/2019).

Vershinin kemudian mengatakan bahwa tindakan AS untuk meningkatkan kehadiran ilegal di Suriah melanggar hukum internasional.

"Setiap tindakan apa pun, kita tidak membicarakan sesuatu yang khusus sekarang, yang dilakukan AS untuk menjaga diri mereka sendiri secara militer di Suriah tidak dapat diterima dan ilegal dari sudut pandang kami dan di bawah hukum internasional," ungkapnya.

Sebelumnya, sumber-sumber Pentagon mengklaim pasukan Amerika Serikat (AS) akan menempati area besar kaya minyak yang membentang 150 km dari Deir ez-Zor ke al-Hasakah. Salah satu pejabat pemerintahan Donald Trump dalam kondisi anonim juga mengatakan bahwa sebanyak 800 tentara akan ditempatkan di Suriah, dengan sekitar 600 tentara ditempatkan di wilayah timur laut yang dikuasai Kurdi dan 200 tentara saat ini di al-Tanf.

Trump telah berkali-kali mengatakan bahwa AS sedang "menjaga minyak". Namun Gedung Putih dan Pentagon sejauh ini tidak dapat menjelaskan apa yang ia maksudkan dengan itu. Menteri Pertahanan Mark Esper mengatakan pada hari Jumat bahwa ia "menginterpretasikan" pernyataan Trump yang berarti militer harus menolak akses ISIS terhadap ladang-ladang minyak di Suriah.
(esn)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
Indonesia Cs Serukan...
Indonesia Cs Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Bodoh dan Tolol!
23 menit yang lalu
Awalnya Merevisi, AS...
Awalnya Merevisi, AS Umumkan 18 Tentara Tewas dan 624 Lainnya Luka dalam Perang Melawan Iran
52 menit yang lalu
Ini Rudal Kheibar Shekan...
Ini Rudal Kheibar Shekan Iran yang Obrak-abrik Pangkalan AS: Misil Murah tapi Lebih Akurat
1 jam yang lalu
Anak 6 Tahun Meninggal...
Anak 6 Tahun Meninggal dalam Uji Coba Rekayasa Gen di China: Bayar Rp14 Miliar, Diinfus Triliunan Virus
2 jam yang lalu
Jenderal Iran: Negara-negara...
Jenderal Iran: Negara-negara di Seluruh Dunia yang Bantu AS Akan Jadi Target Sah
3 jam yang lalu
Negara NATO Tembak Jatuh...
Negara NATO Tembak Jatuh Drone dengan Jet Tempur F-16, Protes Keras Rusia
3 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved