Pasukan Keamanan Irak Tembaki Demonstran di Baghdad, 5 Tewas

Selasa, 05 November 2019 - 00:55 WIB
Pasukan Keamanan Irak...
Pasukan Keamanan Irak Tembaki Demonstran di Baghdad, 5 Tewas
A A A
BAGHDAD - Setidaknya 5 orang dilaporkan tewas ketika pasukan keamanan Irak menembaki para pengunjuk rasa di Baghdad, Senin (4/11). Seperti dilaporkan Reuters, ribuan orang mengambil bagian dalam gelombang protes anti-pemerintah terbesar selama beberapa dekade.

Seorang juru kamera Reuters melihat seorang pria ditembak mati, jenazahnya lalu dibawa pergi oleh sesama pengunjuk rasa. Pasukan keamanan Irak dilaporkan melepaskan tembakan langsung ke arah demonstran di dekat Jembatan Ahrar di Baghdad.

Sumber-sumber keamanan dan medis menyebutkan korban tewas empat orang dan 34 orang luka-luka, tetapi hanya bisa memastikan satu kematian berasal dari tembakan langsung. Dua adalah akibat peluru karet dan gas air mata, bukan amunisi hidup.

Sumber-sumber itu juga mengatakan dua orang terbunuh, termasuk seorang perwira polisi, ketika pasukan khusus yang ditugaskan melindungi Zona Hijau yang dijaga ketat menembaki para pengunjuk rasa. Di lokasi ini setidaknya 22 orang terluka.

Seorang juru bicara Perdana Menteri Irak mengatakan, sekelompok pengunjuk rasa telah menyeberangi jembatan dan membakar sebuah restoran. Menurutnya, penegak hukum “berurusan” dengan mereka, meski tidak menguraikan tindakan yang dilakukan.

Lebih dari 250 warga Irak tewas dalam demonstrasi anti pemerintah sejak awal Oktober silam. Para demonstran menganggap pemerintah Irak saat ini korup dan terikat pada kepentingan asing. Sejak berhasil menumpas ISIS pada tahun 2017, Irak telah menikmati dua tahun stabilitas komparatif. Namun, masih banyak orang yang hidup dalam kemiskinan dengan akses terbatas ke air bersih, listrik, perawatan kesehatan, atau pendidikan.

Para pengunjuk rasa menyalahkan sistem politik yang berbagi kekuasaan di antara partai-partai sektarian, yang membuat korupsi mengakar.
“Pemuda telah hidup melalui kesulitan ekonomi, ledakan, penindasan. Kami ingin membasmi elit politik ini sepenuhnya,” kata seorang pengunjuk rasa yang berkemah semalam di Lapangan Tahrir Baghdad. Dia meminta agar dia tidak diidentifikasi.
(esn)
Berita Terkait
Serangan Beruntun Rudal...
Serangan Beruntun Rudal dan Bom Hantam Irak
Ratusan Ribu Umat Muslim...
Ratusan Ribu Umat Muslim Syiah Irak Gelar Ritual Arbain di Karbala
Ribuan Peziarah Syiah...
Ribuan Peziarah Syiah Peringati Hari Raya Arbaeen di Karbala Irak
Mengenal PM Baru Irak,...
Mengenal PM Baru Irak, Mantan Jurnalis dan Bos Intelijen
Mantan Menteri Pertahanan...
Mantan Menteri Pertahanan Era Saddam Hussein Dilaporkan Meninggal di Penjara
3 Negara yang Pernah...
3 Negara yang Pernah Diserang oleh NATO dan Sekutunya
Berita Terkini
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
26 menit yang lalu
12 Pegawai Pajak Bantu...
12 Pegawai Pajak Bantu Pengusaha Korupsi Uang Negara Senilai Rp110 Triliun, Dijuluki 'Perampokan Abad Ini'
54 menit yang lalu
AI, Robot, dan Modal...
AI, Robot, dan Modal Negara: Taruhan Besar Xi Jinping untuk Masa Depan China
1 jam yang lalu
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
1 jam yang lalu
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
3 jam yang lalu
4 Alasan Mojataba Ingin...
4 Alasan Mojataba Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya, Ingin Mewujudkan Kemenangan Total
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved