Migran Care Sesalkan WNI Meninggal di Trotoar Saat Antri Paspor

Jum'at, 01 November 2019 - 23:04 WIB
Migran Care Sesalkan...
Migran Care Sesalkan WNI Meninggal di Trotoar Saat Antri Paspor
A A A
JAKARTA - Kabar meninggalnya warga negara Indonesia di trotoar Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) menjadi sorotan Migrant Care. WNI bernama Tamam bin Arsyad itu meninggal dunia karena serangan jantung saat mengantri paspor.

Ketua Pusat Studi dan Kajian Migrasi Migrant CARE, Anis Hidayah, menyesali terjadinya peristiwa tersebut. Menurutnya antrian paspor di trotoar KBRI Kuala Lumpur ini memang sejak lama menggelisahkan.

"Gimana tidak, sejak jam 12 siang teman-teman buruh migran sudah harus ngambil antrian dan antri hingga larut malam untuk dapat nomor dan menunggu untuk proses paspor keesokan harinya," kata Anis di akun instagramnya yang dipantau Sindonews, Jumat (1/11/2019).

"Mereka banyak yang datang dari jauh dan terpaksa menunggu di trotoar. Bisa dibayangkan angin malam menemani dan mengancam. Apalagi mereka yang datang seusai kerja dan lembur," sambungnya.

Menurut Anis, meninggalnya Taman mesti menjadi momentum dan bahan evaluasi oleh Kementerian Luar Negeri, imigrasi dan KBRI Kuala Lumpur terkait mekanisme antrian paspor yang lebih manusiawi.

"Diantara antrian itu juga banyak perempuan dengan usia senja," katanya.

Diwartakan sebelumnya, Tamam bin Arsyad asal Bawean dilaporkan meninggal dunia saat sedang mengantri layanan paspor di KBRI Kuala Lumpur, Malaysia, kemarin.

"Tamam bin Arsyad, pemegang IC Merah yang berada di baris paling depan nampak duduk di lantai menunggu pintu dibuka. Tiba-tiba yang bersangkutan lunglai dan langsung tergeletak di lantai. Pemohon yang kebetulan berada di belakangnya pun langsung menolong beliau. Setelah ditidurkan di lantai, tidak lama beliau menghembuskan nafas terakhir," kata KBRI Kuala Lumpur.

Pihak KBRI kemudian menegaskan Taman meninggal karena penyakit jantung kronis. "Saat itu tidak ada desak-desakan, hanya ada segelintir warga, termasuk beliau yang sedang duduk santai menunggu pintu dibuka," tukasnya. (Baca juga: Seorang WNI Meninggal Saat Antri Paspor di KBRI Kuala Lumpur )
(ian)
Berita Terkait
Potret 26 WNI Tiba di...
Potret 26 WNI Tiba di Indonesia Usai Dievakuasi dari Afghanistan
Perlindungan WNI dan...
Perlindungan WNI dan Arsitektur Diplomasi Indonesia
Destructive Fishing...
Destructive Fishing Watch: Jam Kerja ABK Panjang dan Kerap Tidak Dibayar
Cegah Eksploitasi, Pemerintah...
Cegah Eksploitasi, Pemerintah Harus Benahi Aturan Pengiriman ABK ke Luar Negeri
155.000 WNI Kembali...
155.000 WNI Kembali ke Indonesia, 3.822 Terkonfirmasi Positif Corona
Kemlu: Tiga WNI yang...
Kemlu: Tiga WNI yang Diculik di Gabon Telah Bebas
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
2 jam yang lalu
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
3 jam yang lalu
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
4 jam yang lalu
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
5 jam yang lalu
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
6 jam yang lalu
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
7 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved