Tas Diduga Berisi Bahan Peledak Bikin Heboh Bandara New Delhi

Jum'at, 01 November 2019 - 16:04 WIB
Tas Diduga Berisi Bahan...
Tas Diduga Berisi Bahan Peledak Bikin Heboh Bandara New Delhi
A A A
NEW DELHI - Sebuah tas misterius yang diduga berisi bahan peledak untuk membuat bom memicu kehebohan para pengunjung Bandara Internasional Indira Gandhi di New Delhi, India, Jumat (1/11/2019).

Pasukan penjinak bom dan anjing pelacak dikerahkan dan seluruh pengunjung dilarang meninggalkan area bandara.

Laporan awal dari media-media setempat mengatakan tas itu diduga mengandung senyawa peledak RDX yang digunakan untuk membuat bom. Tas misterius warna hitam itu diketahui ditinggalkan pemiliknya di aula kedatangan sekitar pukul 01.00 pagi waktu setempat pada hari Jumat.

Lantaran memicu kepanikan, otoritas bandara memanggil pasukan penjinak bom untuk menyelidiki. Tas itu akhirnya dievakuasi dan ditempatkan ke dalam lubang pendingin.

Wakil Komisaris Polisi Bandara Sanjay Bhatia mengatakan bahwa tas itu belum dibuka. "Sepertinya ada beberapa kawat di dalam," ujarnya, tanpa berkomentar lebih jauh tentang isi tas tersebut.

Seorang sumber yang dikutip media India melaporkan bahwa pemeriksaan awal menunjukkan tas itu mungkin mengandung senyawa bahan peledak RDX yang sering digunakan untuk membuat bom rakitan. Namun, pemeriksaan lanjutan diperlukan untuk mengonfirmasi kesimpulan sementara tersebut.

Jurnalis Times of India, Raj Shekhar Jha, mengatakan tas mencurigakan itu tidak datang dari penerbangan mana pun. Melalui Twitter dia mengatakan bahwa pemeriksaan awal oleh pasukan penjinak bom mengindikasikan "sinyal positif" bahwa isi tas memang bahan peledak.

"Bagasi juga diperiksa oleh Dog Guide, yang juga memberi sinyal positif untuk bahan peledak. Segera, tim BDDS (Bomb Detection and Disposal Squad) dipanggil dan area itu ditutup. Pergerakan kendaraan dan penumpang terhenti," tulis dia via akun Twitter @rajshekharTOI.

Penemuan itu memicu kebingungan dan kepanikan di bandara, karena penumpang tidak diizinkan meninggalkan terminal selama beberapa jam. Jalan-jalan di luar gedung bandara diblokir, dan polisi meningkatkan keamanan.
(mas)
Berita Terkait
Banjir Lumpur Kubur...
Banjir Lumpur Kubur Truk di Sikkim India, 100 Warga Hilang
Banjir Terjang India,...
Banjir Terjang India, Lebih dari 60 Orang Tewas
Ritual Magh Mela, Pemandian...
Ritual Magh Mela, Pemandian Suci untuk Penebusan Dosa Bagi Umat Hindu di India
Jelang Hari Republik,...
Jelang Hari Republik, Tentara India Gelar Latihan Parade di New Delhi
Bukan Pesawat AS atau...
Bukan Pesawat AS atau Rusia, India Akhirnya Setujui Pembelian Jet Tempur Senilai Rp123 Triliun
Longsor di Manipur India,...
Longsor di Manipur India, Belasan Orang Tewas
Berita Terkini
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
1 jam yang lalu
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
2 jam yang lalu
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
3 jam yang lalu
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
4 jam yang lalu
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
5 jam yang lalu
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
5 jam yang lalu
Infografis
7 Tantangan Zohran Mamdani...
7 Tantangan Zohran Mamdani Memimpin Kota New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved