Pesta Halloween Berdarah, Tiga Tewas Ditembak dan 9 Luka-luka

Rabu, 30 Oktober 2019 - 20:04 WIB
Pesta Halloween Berdarah,...
Pesta Halloween Berdarah, Tiga Tewas Ditembak dan 9 Luka-luka
A A A
CALIFORNIA - Sedikitnya tiga pria tewas dan sembilan orang lainnya dibawa ke rumah sakit setelah ditembak pada Selasa malam waktu setempat. Para korban ditembak di tengah pesta kostum di sebuah rumah di kota Long Beach, California Selatan.

"Ke-12 korban diperkirakan berusia pertengahan 20-an tahun," kata petugas informasi publik Pemadam Kebakaran Long Beach Jake Heflin di tempat kejadian, tetapi dia mengatakan itu baru informasi awal seperti disitir dari NBC News, Rabu (30/10/2019).

Ia mengatakan bahwa dari sembilan orang yang terluka, lima dianggap mengalami luka yang berpotensi mengancam jiwanya. Namun terkait kondisi lebih lanjut dari para korban belum bisa diketahui.

"Sepertinya itu adalah pesta, semacam pesta kostum Halloween dan sepertinya itulah tempat penembakan terjadi," terang Helfin.

Petugas pemadam kebakaran menanggapi laporan aksi penembakan di Seventh Street dekat Temple Avenue sekitar 10:45 malam waktu setempat.

Helfin mengatakan penembakan itu terjadi di belakang sebuah etalase rumah, dan tiga pria yang dinyatakan meninggal itu ditemukan di halaman belakang.

"Jelas, pikiran dan doa kami ditujukan kepada keluarga yang terkena dampak peristiwa tragis ini," kata Helfin, dan ia mendorong siapa pun yang memiliki informasi untuk menghubungi polisi.

Petugas informasi publik Kepolisian Long Beach Jennifer De Prez mengatakan dalam sebuah wawancara telepon bahwa petugas tiba pada situasi yang aktif dan lancar.

"Penembakan itu sedang diselidiki," katanya.

Tidak ada informasi mengenai tersangka dan video di area kejadian menunjukkan pihak kepolisian telah tiba di lokasi.

De Prez mengatakan bahwa cidera yang dialami para korban bervariasi dan keduanya mengancam jiwa dan tidak mengancam jiwa. Dia tidak bisa langsung mengatakan berapa banyak tembakan yang ditembakkan atau senjata jenis apa yang diperkirakan digunakan.

"Kami tidak tahu apakah hanya ada satu tersangka atau banyak. Itu bagian dari investigasi yang sedang berlangsung," kata De Prez kepada wartawan di tempat kejadian.

Polisi saat ini sedang mewawancarai saksi dan mengumpulkan informasi untuk mengidentifikasi dan menangkap seorang tersangka atau tersangka.

Seorang pria di lingkungan itu mengatakan kepada wartawan bahwa tepat sebelum peristiwa itu terjadi, dia sedang dalam perjalanan ke sebuah toko minuman keras di daerah itu. Namun toko tutup, dan dia berjalan pulang ketika dia mengatakan dia mendengar sekitar 20 tembakan dan berlari.

"Sepertinya tidak nyata. Kupikir aku sedang bermimpi," katanya. "Itu adalah tembakan terus-menerus," tambahnya.
(ian)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
40 menit yang lalu
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
1 jam yang lalu
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
1 jam yang lalu
4 Sinyal Putin untuk...
4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
1 jam yang lalu
Trump Bela Intervensinya...
Trump Bela Intervensinya yang Batalkan Kartu Merah Striker AS di Piala Dunia
2 jam yang lalu
3 Alasan Pemakaman Khamenei...
3 Alasan Pemakaman Khamenei Bisa Pecahkan Rekor Sejarah, Dihadiri 15 Juta Orang
3 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved