Kelompok Bertopeng Tembaki Demonstran Irak di Karbala, 18 Tewas

Selasa, 29 Oktober 2019 - 19:28 WIB
Kelompok Bertopeng Tembaki...
Kelompok Bertopeng Tembaki Demonstran Irak di Karbala, 18 Tewas
A A A
BAGHDAD - Sekelompok orang bersenjata mengenakan topeng menembaki pada demonstran Irak di kota suci Syiah, Karbala, Selasa (29/10/2019). Sedikitnya 18 orang tewas dan ratusannya lainnya terluka dalam serangan tersebut.

Serangan itu terjadi di Karbala's Education Square, tempat para pemrotes mendirikan tenda untuk aksi duduk mereka.

Salah satu demonstran mengatakan bahwa mereka meneriakkan slogan-slogan ketika satu unit tentara datang, dan mereka memberi bunga kepada tentara dan berinteraksi dengan mereka. Kemudian tabung gas air mata datang berputar ke alun-alun, ditembakkan dari jalan-jalan dan lorong-lorong di belakang para prajurit, yang kemudian mundur.

"Kami melihat pria bertopeng berpakaian serba hitam dan mereka menembakkan peluru tajam ke arah alun-alun," kata demonstran.

“Orang-orang jatuh dan terluka tepat di sebelah saya. Kami mencoba melarikan diri tetapi ketika kami melarikan diri ke lorong-lorong kami berlari ke pos pemeriksaan bergerak yang didirikan oleh pasukan ini. Mereka menangkap orang dan mencari video dari apa yang telah terjadi pada ponsel mereka,” imbuhnya seperti dikutip dari AP.

Saksi lain mengatakan ratusan pemrotes berada di perkemahan ketika seseorang melepaskan tembakan dari mobil yang lewat. Kemudian, orang-orang bersenjata bertopeng berpakaian preman hitam tiba dan mulai menembaki para pemrotes, dan tenda-tenda terbakar.

Kedua saksi berbicara dengan syarat anonim, takut akan pembalasan. Pejabat keamanan Irak mengkonfirmasi jumlah korban tewas, berbicara dengan syarat anonim karena mereka tidak berwenang untuk berbicara dengan wartawan.

Gubernur provinsi Karbala, Gubernur provinsi, Nassif al-Khutabi, membantah bahwa ada pengunjuk rasa tewas tetapi mengatakan ada beberapa yang cedera di antara pasukan keamanan.

Ia mengatakan video yang menyebar bukan dari Karbala. Rekaman yang beredar secara online menunjukkan setelah serangan itu terjadi kebakaran dan orang-orang melarikan diri ke latar belakang tembakan senjata yang berat.

Serangan tunggal paling mematikan terhadap para pengunjuk rasa itu terjadi ketika rakyat Irak turun ke jalan selama lima hari berturut. Mereka memprotes korupsi yang dilakukan pemerintah, kurannya kebutuhan dasar dan sejumlah hal lainnya.
(ian)
Berita Terkait
Serangan Beruntun Rudal...
Serangan Beruntun Rudal dan Bom Hantam Irak
Ratusan Ribu Umat Muslim...
Ratusan Ribu Umat Muslim Syiah Irak Gelar Ritual Arbain di Karbala
Ribuan Peziarah Syiah...
Ribuan Peziarah Syiah Peringati Hari Raya Arbaeen di Karbala Irak
Mengenal PM Baru Irak,...
Mengenal PM Baru Irak, Mantan Jurnalis dan Bos Intelijen
Mantan Menteri Pertahanan...
Mantan Menteri Pertahanan Era Saddam Hussein Dilaporkan Meninggal di Penjara
3 Negara yang Pernah...
3 Negara yang Pernah Diserang oleh NATO dan Sekutunya
Berita Terkini
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
1 jam yang lalu
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
2 jam yang lalu
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
3 jam yang lalu
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
3 jam yang lalu
4 Sinyal Putin untuk...
4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
3 jam yang lalu
Trump Bela Intervensinya...
Trump Bela Intervensinya yang Batalkan Kartu Merah Striker AS di Piala Dunia
4 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved