AS: Kami Coba Cegah Rusia dan Iran Kuasai Ladang Minyak

Selasa, 29 Oktober 2019 - 12:34 WIB
AS: Kami Coba Cegah...
AS: Kami Coba Cegah Rusia dan Iran Kuasai Ladang Minyak
A A A
WASHINGTON - Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS), Mike Esper menuturkan, pasukan AS tidak akan memberikan akses kepada Moskow dan Damaskus untuk masuk ke ladang-ladang minyak di timur laut Suriah. AS kembali mengerahkan pasukan ke Suriah, untuk melindungi ladang minyak di timur laut negara tersebut.

"Jawaban singkatnya adalah ya, saat ini benar," ketika ditanya apakah pasukan AS akan menolak akses pasukan Rusia dan Suriah ke ladang minyak, seperti dilansir Sputnik pada Selasa (29/10/2019)

"Karena dalam hal ini kami ingin memastikan SDF memiliki akses ke sumber daya untuk menjaga penjara, untuk mempersenjatai pasukan mereka sendiri, untuk membantu kami dengan misi mengalahkan ISIS," sambungnya.

Sebelumnya, Esper menuturkan bahwa pihaknya telah mengerahkan pasukan mekanik ke ladang minyak Suriah timur. Menurut Esper, misi pasukan itu adalah melindungi ladang minyak.

"Pasukan Amerika akan menanggapi dengan kekuatan militer yang sangat besar terhadap kelompok mana pun yang mengancam keselamatan pasukan kami di sana," ucapnya.

Ancaman nyata Esper muncul setelah Moskow menuduh AS memfasilitasi penyelundupan minyak di Suriah. Juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Mayor Jenderal Igor Konashenkov menyebut operasi ladang minyak oleh AS itu merupakan "bandit yang disponsori negara".

Dia menuduh Washington menempatkan pasukannya di sana untuk membantu penyelundup minyak menjarah sumber daya nasional Suriah. Kementerian tersebut juga menerbitkan foto udara pada hari Sabtu, yang diklaim menunjukkan minyak mentah Suriah diselundupkan ke luar negeri di bawah perlindungan AS yang kuat.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Menghilang 27 Tahun,...
'Menghilang' 27 Tahun, Kapal Perang Nuklir 28.000 Ton Rusia Bersiap untuk Tempur Lagi
9 menit yang lalu
Komandan CENTCOM Klaim...
Komandan CENTCOM Klaim Serangan AS di sekitar Hormuz Tidak Efektif, kecuali Perang Besar-besaran
39 menit yang lalu
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Festival Makanan AS, 3 Orang Tewas, 4 Luka
1 jam yang lalu
Kolombia Gempar, Wanita...
Kolombia Gempar, Wanita Hamil 8 Bulan Dibunuh dan Si Bayi Diculik dari Rahimnya
1 jam yang lalu
Indonesia Cs Serukan...
Indonesia Cs Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Bodoh dan Tolol!
3 jam yang lalu
Awalnya Merevisi, AS...
Awalnya Merevisi, AS Umumkan 18 Tentara Tewas dan 624 Lainnya Luka dalam Perang Melawan Iran
3 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved