Lindungi Budaya Pribumi, Uluru Australia Ditutup untuk Pendaki

Jum'at, 25 Oktober 2019 - 19:07 WIB
Lindungi Budaya Pribumi,...
Lindungi Budaya Pribumi, Uluru Australia Ditutup untuk Pendaki
A A A
ULURU - Uluru, Australia, secara resmi ditutup untuk para pendaki pada Jumat (25/10). Meski demikian, para pengunjung terakhir dapat mencapai puncak batu suci itu dan diizinkan berada di sana hingga matahari terbit.

Pelarangan pendakian di Uluru itu setelah puluhan tahun upaya warga pribumi untuk menutup jalur pendakian itu. Untuk mengenang larangan pendakian, perayaan publik akan digelar selama akhir pekan saat pagar dan jalur pendakian mulai dibongkar.

Sebelumnya, ratusan turis diizinkan mendaki di monolit setinggi 348 meter yang masuk dalam daftar Warisan Dunia UNESCO tersebut. Batu yang juga disebut Ayers Rock itu dianggap suci bagi warga pribumi Anangu. Anangu menganggap Uluru memiliki nilai spiritual tinggi sebagai rute yang dilalui para leluhur mereka.

Otoritas mengizinkan pendakian terakhir pada pagi hari saat cuaca cerah. Uluru merupakan tujuan wisata utama di Australia meski terletak di gurun terpencil dekat Alice Springs di Wilayah Utara.

Larangan mendaki yang berlaku sejak 26 Oktober itu memicu banyak orang menggunakan kesempatan terakhir membuat jalur ke atas batu raksasa itu.

"Hampir 400.000 pengunjung mendatangi lokasi itu dalam setahun hingga Juni lalu," papar data pemerintah Australia.

Warga Australia mendominasi pendaki batu itu, diikuti oleh warga Jepang, menurut data Parks Australia.
(sfn)
Berita Terkait
Anthony Albanese, Tokoh...
Anthony Albanese, Tokoh Kelas Pekerja yang Jadi PM Australia Terpilih
Mertens dan Sabalenka...
Mertens dan Sabalenka Juarai Ganda Putri Australia Open 2021
Kunjungan Danielle Wood...
Kunjungan Danielle Wood Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia–Australia
Cendekiawan Muda RI...
Cendekiawan Muda RI di Australia Sumbang Ide Wujudkan Indonesia 4.0
Banjir Besar Landa Sydney,...
Banjir Besar Landa Sydney, Ribuan Orang Diminta Mengungsi
Australia Menyadari...
Australia Menyadari Konsumen China Tak Tergantikan Usai 30 Bulan Konflik
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
2 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
3 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
4 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
5 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
6 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
7 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved