Soal Operasi Militer di Suriah, Turki: Eropa Harusnya Senang
Selasa, 22 Oktober 2019 - 15:59 WIB
Soal Operasi Militer di Suriah, Turki: Eropa Harusnya Senang
A
A
A
ANKARA - Juru bicara kepresidenan Turki, Ibrahim Kalin menuturkan, Eropa harusnya senang dan berterima kasih kepada Turki karena bersedia melakukan operasi di Suriah untuk membasmi teroris. Pernyataan ini datang ditengah terus meningkatnya kecaman dan kritikan terhadap operasi militer Turki di Suriah.
Kalin dalam sebuah wawancara dengan media Jerman, DW menuturkan, bahwa kehadiran tentara Turki adalah jaminan untuk memajukan proses politik di Suriah, serta untuk melindungi para pengungsi Suriah.
"Teman-teman Eropa kami harus berterima kasih kepada tentara kami untuk pekerjaan yang sangat berbahaya namun penting ini," ucap Kalin dalam wawancara tersebut, seperti dilansir Anadolu Agency pada Selasa (22/10/2019).
Dalam wawancara itu, Kalin kemudian menekankan bahwa jeda 120 jam yang dicapai dengan Amerika Serikat (AS) Kamis pekan lalu untuk penarikan milisi Kurdi dari wilayah perbatasan Suriah, tidak akan diperpanjang.
"Jika bagian misi ini selesai dan kami memastikan bahwa semua anggota YPG meninggalkan daerah itu, maka kami akan menghentikan operasi, sebagaimana disepakati dalam deklarasi bersama dan perjanjian yang telah kami miliki dengan Amerika," ucapnya, merujuk pada milis Kurdi Suriah.
Kalin dalam sebuah wawancara dengan media Jerman, DW menuturkan, bahwa kehadiran tentara Turki adalah jaminan untuk memajukan proses politik di Suriah, serta untuk melindungi para pengungsi Suriah.
"Teman-teman Eropa kami harus berterima kasih kepada tentara kami untuk pekerjaan yang sangat berbahaya namun penting ini," ucap Kalin dalam wawancara tersebut, seperti dilansir Anadolu Agency pada Selasa (22/10/2019).
Dalam wawancara itu, Kalin kemudian menekankan bahwa jeda 120 jam yang dicapai dengan Amerika Serikat (AS) Kamis pekan lalu untuk penarikan milisi Kurdi dari wilayah perbatasan Suriah, tidak akan diperpanjang.
"Jika bagian misi ini selesai dan kami memastikan bahwa semua anggota YPG meninggalkan daerah itu, maka kami akan menghentikan operasi, sebagaimana disepakati dalam deklarasi bersama dan perjanjian yang telah kami miliki dengan Amerika," ucapnya, merujuk pada milis Kurdi Suriah.
(esn)