Pejabat PM Spanyol Kirim Peringatan kepada Demonstran Catalan

Sabtu, 19 Oktober 2019 - 02:29 WIB
Pejabat PM Spanyol Kirim...
Pejabat PM Spanyol Kirim Peringatan kepada Demonstran Catalan
A A A
BRUSSELS - Pejabat Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengatakan pemerintahnya tengah bekerja untuk memastikan bahwa undang-undang ditegakkan di dalam dan di luar perbatsan Spanyol. Sanchez menyatakan hal itu sehubungan dengan aksi protes dengan kekeasan yang terjadi di wilayah Catalan Spanyol selama empat hari terakhir.

"Hukumnya jelas dan mereka yang melakukan tindakan ilegal harus bertanggung jawab," komentar Sanchez pada hari yang membuat mantan pemimpin Catalan, Carles Puigdemont menyerahkan diri kepada pemerintah Belgia setelah Spanyol menerbitkan kembali surat perintah penangkapan internasional untuk perannya dalam referendum 2017 dan deklarasi kemerdekaan sepihak Catalan.

Dalam empat hari terakhir lebih dari 100 orang ditangkap dan lebih dari 200 petugas polisi terluka dalam bentrokan di Barcelona antara pasukan keamanan dan kelompok kecil demonstran yang terorganisir dengan baik.

Sanchez menegaskan bahwa pemerintah sementaranya tidak akan mentolerir kekerasan.

"Tidak akan ada ruang untuk impunitas dalam menghadapi kekerasan yang telah kita lihat di Catalonia," ucapnya.

"Hak untuk protes harus dilaksanakan dengan cara yang benar-benar damai," katanya, seraya menambahkan bahwa proporsionalitas dalam tanggapan pemerintah adalah "gejala kekuatan."

"Adalah penting untuk membenarkan tanggapan proporsional, hukum berarti kita dapat menerapkan langkah-langkah luar biasa, tetapi penting untuk memiliki legitimasi sosial dan merefleksikan tindakan kita akan membantu menenangkan keadaan dan mengarahkan kembali situasi," komentar Sanchez seperti dikutip dari Xinhua, Sabtu (19/10/2019).

Sanchez berbicara kepada pers di Brussels pada hari yang sama demonstrasi umum pecah di Catalonia untuk memprotes hukuman penjara yang diberikan kepada 13 pemimpin politik dan sosial Catalan pada hari Senin atas peran mereka dalam referendum kemerdekaan yang diadakan di wilayah tersebut pada 2017, yang dinyatakan ilegal oleh Mahkamah Konstitusi Spanyol.

Aksi demonstrasi sejauh ini menyebabkan 57 penerbangan dibatalkan dari bandara El Prat Barcelona, ​​dan kapal pesiar harus berpaling dari Port of Barcelona, ​​yang ditutup karena aksi protes dekat dengan pelabuhan Tarragona terdekat.

Jalan-jalan telah diblokir dan layanan kereta api juga terkena dampak pemogokan, dengan sebagian besar toko dan bangunan umum juga ditutup.
(ian)
Berita Terkait
Mengerikan! Arkeolog...
Mengerikan! Arkeolog Temukan Jejak Kematian Hitam di Catalonia Spanyol
6 Juta Orang Tanpa Akses...
6 Juta Orang Tanpa Akses Air Bersih karena Kekeringan di Catalonia, Spanyol
5 Fakta 2 Partai Separatis...
5 Fakta 2 Partai Separatis Catalonia yang Mengguncang Politik Spanyol
Wabah Covid-19 Merebak,...
Wabah Covid-19 Merebak, Warga Prancis Diminta Tidak Sambangi Catalonia
Guardiola Serukan Publik...
Guardiola Serukan Publik Catalonia Penuhi Stadion untuk Laga Amal Palestina
Hajar Prancis, Begini...
Hajar Prancis, Begini Potret Kemenangan Spanyol menuju Final Euro 2024
Berita Terkini
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
32 menit yang lalu
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
1 jam yang lalu
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
2 jam yang lalu
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
3 jam yang lalu
Hamas Peringatkan Upaya...
Hamas Peringatkan Upaya Israel Ciptakan Kekosongan Pemerintahan di Gaza
5 jam yang lalu
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
6 jam yang lalu
Infografis
Daftar Pejabat Amerika...
Daftar Pejabat Amerika Serikat yang Dilantik dengan Al-Quran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved