Penasihat Assad Nilai Invasi Turki ke Suriah Untungkan Teroris ISIS

Kamis, 17 Oktober 2019 - 05:09 WIB
Penasihat Assad Nilai...
Penasihat Assad Nilai Invasi Turki ke Suriah Untungkan Teroris ISIS
A A A
DAMASKUS - Invasi Turki terhadap pasukan Kurdi di Suriah timur laut dinilai menguntungkan kelompok teroris Islamic State atau ISIS dan berisiko membuat kelompok itu bangkit lagi. Penilaian ini disampaikan penasihat politik Presiden Suriah Bashar al-Assad, Bouthaina Shaaban.

"Setiap perang menciptakan kekacauan dan kekacauan adalah iklim yang baik untuk terorisme. Jadi invasi ini menciptakan iklim yang lebih baik bagi teroris ISIS," katanya kepada Russia Today, yang dilansir Kamis (17/10/2019).

"Tapi, kekuatan utama yang berjuang untuk Turki sekarang adalah Jabhat al-Nusra. Jadi para teroris dipimpin oleh Turki sekarang untuk menduduki bagian dari tanah Suriah," ujarnya.

"Dan sejak awal adalah Turki, yang mengizinkan teroris dari seluruh dunia untuk menyeberangi perbatasan dan berperang melawan rakyat Suriah."

"Kami melihat mereka sebagai kekuatan pendudukan. Mereka tidak datang atas undangan dari pemerintah Suriah. Mereka tidak ada hubungannya di tanah kami. Dan alasan mereka ada di sini adalah untuk melindungi teroris," imbuh Shaaban.

Sebuah kebangkitan ISIS, lanjut Shaaban, sebagai salah satu konsekuensi yang mungkin tidak disengaja dari serangan militer Turki di daerah perbatasan yang dikendalikan oleh milisi Kurdi. Kurdi sendiri sudah memperingatkan bahwa mereka tidak akan bisa terus menahan para militan ISIS karena harus berperang melawan Turki.

Ketika operasi Turki berlangsung, Kurdi menoleh ke Damaskus. Shaaban mengatakan pemerintah Assad dengan senang hati akan membantu pasukan Kurdi meski sebelumnya mereka berpihak pada Amerika Serikat (AS), negara yang Suriah anggap sebagai sumber utama ketidakstabilan yang harus dihadapi selama delapan tahun terakhir.

"Suku Kurdi adalah bagian tak terpisahkan dari masyarakat kami. Seperti yang Anda tahu, Suriah memiliki banyak etnik, banyak (sekte agama)...Pemerintah selalu berusaha meminta (Kurdi) untuk bekerja sama, untuk membantu mempertahankan perbatasan kami. Dan selama perang ini, kami menyediakan (beberapa) senjata kepada Kurdi dan mereka berperang bersama dengan tentara Suriah melawan terorisme," paparnya.

AS mengklaim tujuan pasukannya dikerahkan ke Suriah adalah untuk mengalahkan ISIS. Milisi Kurdi yang dibantu oleh pesawat tempur dan artileri Amerika, memainkan peran penting dalam merebut Raqqa, wilayah Suriah yang diklaim ISIS sebagai ibu kota mereka.

Pasukan Kurdi juga melakukan ekspansi ke luar wilayah mereka dan merebut hampir seluruh wilayah timur Sungai Eufrat, termasuk ladang minyak yang berharga.

Berbicara tentang operasi Turki yang sedang berlangsung, Shaaban mengatakan bahwa Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan harus menerima peringatan dari sejarah Suriah, yang tidak memaafkan penjajah.

"Lebih dari 10.000 tahun banyak penjajah datang dimakamkan di tanah kami. Kami, orang-orang Suriah, tetap menjadi penguasa negara," katanya.
(mas)
Berita Terkait
Erdogan: Turki Akan...
Erdogan: Turki Akan Ikut Campur Tanpa Kompromi di Suriah
Kekuasaan Bashar Al...
Kekuasaan Bashar Al Assad Terancam Tumbang, Pemberontak Kurdi Terus Berekspansi
Erdogan Ancam Kubur...
Erdogan Ancam Kubur Kurdi Suriah Jika Tak Letakkan Senjata
ISIS Sergap Konvoi Pasukan...
ISIS Sergap Konvoi Pasukan Rezim Suriah, 26 Orang Tewas
Intelijen AS dan Inggris...
Intelijen AS dan Inggris Minta ISIS Serang Pangkalan Militer Rusia di Suriah
Diburu Pasukan Pemerintah,...
Diburu Pasukan Pemerintah, Loyalis Bashar Al Assad Bersembunyi di Pangkalan Udara Rusia
Berita Terkini
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
37 menit yang lalu
Serangan Balasan Iran...
Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS
1 jam yang lalu
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
1 jam yang lalu
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
1 jam yang lalu
4 Alasan Krisis Selat...
4 Alasan Krisis Selat Hormuz Tak Bisa Diselesaikan melalui Perang
3 jam yang lalu
Saling Serang dan Ancam,...
Saling Serang dan Ancam, Perang AS dan Iran Bisa Berlarut-larut selama Berbulan-bulan
5 jam yang lalu
Infografis
3 Fakta Benjamin Netanyahu...
3 Fakta Benjamin Netanyahu Adalah Pemrakarsa Invasi AS ke Irak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved