Dengan atau Tanpa Mediator, Iran Siap Duduk Satu Meja dengan Saudi

Minggu, 13 Oktober 2019 - 07:11 WIB
Dengan atau Tanpa Mediator,...
Dengan atau Tanpa Mediator, Iran Siap Duduk Satu Meja dengan Saudi
A A A
TEHERAN - Iran kembali menyatakan kesiapannya untuk berdialog dengan Arab Saudi, bahkan dengan atau tanpa mediator. Hal itu ditegaskan Kementerian Luar Negeri Iran, jelang kunjungan Perdana Menteri Pakistan Imran Khan.

Ditanya tentang laporan bahwa Khan, yang dijadwalkan tiba di Iran pada hari Minggu, dapat mencoba menengahi antara Teheran dan Riyadh, juru bicara Kementerian Luar Negeri Abbas Mousavi mengatakan: "Saya tidak mengetahui adanya mediasi," menurut kantor berita IRIB.

"Iran telah mengumumkan bahwa, dengan atau tanpa mediator, selalu siap untuk melakukan pembicaraan dengan tetangganya, termasuk Arab Saudi, untuk menghilangkan kesalahpahaman," tambah Mousavi seperti dikutip dari Reuters, Minggu (13/10/2019).

Dua pejabat senior pemerintah Pakistan mengkonfirmasi kepada Reuters bahwa Khan akan menyambangi Teheran untuk mencoba meredakan ketegangan antara Iran dan Arab Saudi, setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meminta bantuannya.

"Perdana Menteri juga akan mengunjungi Arab Saudi minggu depan," kata seorang pejabat, berbicara dengan syarat anonim karena ia tidak diizinkan untuk berbicara tentang masalah rahasia.

"Misinya adalah untuk mencoba negosiasi terbuka, atau semacam membangun kepercayaan bagi kedua negara yang saling bersaing untuk memulai beberapa pembicaraan," kata pejabat itu.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu, Kementerian Luar Negeri Pakistan menggambarkan kunjungan Khan ke Teheran sebagai bagian dari inisiatifnya untuk mempromosikan perdamaian dan keamanan di wilayah tersebut.

Khan dijadwalkan melakukan pertemuan dengan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan Presiden Hassan Rouhani.

Menteri Luar Negeri Iran memberi isyarat minggu ini bahwa negaranya bersedia untuk membahas masalah regional dengan Arab Saudi, tetapi Riyadh harus berhenti "membunuh orang".

Arab Saudi terkunci dalam beberapa perang proksi di wilayah tersebut dengan Iran dan menyalahkan Teheran atas serangan terhadap pabrik minyak Saudi pada 14 September, tuduhan yang dibantah Iran. Kerajaan di Teluk itu mengatakan lebih memilih solusi politik daripada solusi militer.
(ian)
Berita Terkait
Iran dan Arab Saudi...
Iran dan Arab Saudi Akan Bangun Kembali Hubungan Diplomatik
Arab Saudi-Iran Setuju...
Arab Saudi-Iran Setuju Lanjutkan Pembicaraan Normalisasi
Delegasi Iran Tiba di...
Delegasi Iran Tiba di Riyadh untuk Persiapkan Pembukaan Kembali Kedutaan
Pembicaraan Rekonsiliasi...
Pembicaraan Rekonsiliasi Iran-Saudi Siap ke Tingkat Lebih Tinggi
Panglima Militer Arab...
Panglima Militer Arab Saudi Berkunjung ke Iran, Ada Apa Gerangan?
Arab Saudi Resmi Akui...
Arab Saudi Resmi Akui Berunding dengan Iran, Hasil Masih Terlalu Dini
Berita Terkini
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
3 jam yang lalu
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
4 jam yang lalu
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
5 jam yang lalu
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
6 jam yang lalu
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
7 jam yang lalu
Hamas Peringatkan Upaya...
Hamas Peringatkan Upaya Israel Ciptakan Kekosongan Pemerintahan di Gaza
9 jam yang lalu
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved